Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan siap menyediakan plasma untuk konvalesen sebagai terapi penyembuhan bagi pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona (COVID-19).

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla memastikan telah menggalang donor plasma dari para pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh di seluruh Tanah Air untuk selanjutnya disalurkan ke berbagai rumah sakit yang membutuhkan. 

"Donor yang terkumpul akan diseleksi untuk selanjutnya disalurkan dan digunakan sebagai terapi plasma konvalesen bagi pasien COVID-19 di berbagai rumah sakit rujukan," kata Jusuf Kalla kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu.

Baca juga: PMI Surabaya layani donor plasma konvalesen dengan persyaratan ketat
Baca juga: RSUD dr Soetomo targetkan 103 pasien COVID-19 untuk terapi plasma
   
Metode penyembuhan ini menggunakan antibodi dari plasma darah pasien yang telah terkonversi negatif atau sembuh dari COVID-19.

Kendati terbukti mujarab karena telah menyembuhkan banyak pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, terapi plasma konvalesen hingga kini masih dalam tahap clinical trial.

Baca juga: WHO: Golongan darah pendonor plasma harus sama dengan pasien COVID-19
 
Namun, sudah terbukti aman digunakan karena telah dipakai sebagai metode penyembuhan pasien COVID-19 di berbagai negara, termasuk di Wuhan, China, serta Italia dan Amerika Serikat. 

"Donor plasma di Jawa Timur sudah berjalan. Apalagi di sini ada Universitas Airlangga yang selama ini sudah sangat aktif membantu percepatan penanganan COVID-19," ucap mantan Wakil Presiden Republik Indonesia itu.

Baca juga: Gugus Tugas terus imbau penyintas COVID-19 sumbangkan plasma darah
Baca juga: Terapi Konvalesen, Doni Monardo imbau pasien sembuh COVID-19 donorkan plasma darah (Video)
 

Pewarta: Hanif Nashrullah

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020