Ketua PKK Kota Kediri Ferry Silviana Feronica Abu Bakar memberikan sepeda untuk Saiful (10) dari Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, yang sempat putus sekolah.

"Saiful ini pernah sekolah kelas satu, lalu putus sekolah. Pas ditanya ingin apa, dia ingin sepeda merah seperti yang ada di gambar kausnya," kata Bunda Fey, sapaan akrabnya di Kediri, Rabu. 

Bunda Fey juga berniat akan membelikan sepeda jika Saiful mau sekolah lagi. "Saya akan belikan," kata Bunda Fey.

Saiful berasal dari Kelurahan Tempurejo, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Saiful merupakan putra bungsu dari empat bersaudara, yang tiga orang di antaranya mengalami tuna grahita. L

Orang tua Saiful bekerja sebagai pengepul dan pengelola sampah di Kelurahan Tempurejo, Kota Kediri.

Punimin dan keluarga selama ini tinggal di rumah sederhana. Keluarga tersebut sebenarnya sudah membeli tanah dan dibangun rumah, namun karena tidak mempunyai bukti pembelian dan sertifikat, keluarga tersebut terusir. 

Ketika tidak punya rumah, warga Tempurejo juga langsung gotong royong membangunkan rumah untuk keluarga Saiful menggunakan tanah TPS. Keluarga tersebut tinggal di rumah tanpa kamar yang dihuni oleh tujuh orang, terdiri empat anak, dua orang tua, dan satu orang cucu.   

"Sebagai tim penggerak PKK, kami hanya ingin membantu warga. Saya sendiri senang kunjungan langsung seperti ini. Mengobrol langsung dengan warga dan membantu yang kami bisa," kata Bunda Fey.

Bunda Fey juga mengunjungi lansia di Kelurahan Bawang dan memberikan bahan pokok sayuran sebanyak 79 paket untuk warga Kelurahan Tempurejo yang saat ini melakukan isolasi mandiri karena ada warganya terkonfirmasi positif COVID-19.

Saat ini, terdapat 10 orang terkonfirmasi positif dari kelurahan tersebut. (*)
 

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020