Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan virus corona jenis baru atau COVID-19 Pamekasan, Jawa Timur, merilis jumlah warga setempat yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini sebanyak tiga orang.

"Data pasien dengan status PDP itu berdasarkan hasil rapat tim siang ini," kata Ketua Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan Totok Hartono kepada ANTARA di Pamekasan, Madura, Kamis.

Baca juga: Bupati Pamekasan benarkan seorang warganya positif tertular virus corona

Jumlah warga dengan status PDP ini lebih banyak dari sebelumnya yang hanya satu orang. "Jadi, ada penambahan sebanyak dua orang dibanding sebelumnya," ujar Totok.

Sementara itu, jumlah warga dengan status orang dalam pemantauan (ODP) kini terdata sebanyak 191 orang, naik dari data sebelumnya sebanyak 178 orang.

"Orang dalam risiko per hari ini, terdata Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan sebanyak 6.008 orang," katanya, menjelaskan.

Baca juga: Tim Satgas COVID-19 Pamekasan jemput kedatangan ratusan santri Nurul Jadid

Banyaknya data ODR itu, karena warga dari luar Pamekasan yang datang ke Pamekasan dan mereka berasal dari daerah yang terlebih dahulu terpapar virus corona (COVID-19) terus meningkat.

Totok menjelaskan, berbagai upaya terus dilakukan pemkab dan tim Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan guna mencegah penyebaran virus itu di Kabupaten Pamekasan.

Upaya-upaya itu, katanya, antara lain dengan melakukan penyemprotan disinfektan, menyediakan tempat cuci tangan di berbagai tempat fasilitas umum dan kantor pemerintah, serta mendata dan melakukan pemeriksaan pada warga perantau yang pulang ke Pamekasan.

"Selain itu, menjaga jarak antarwarga terus dilakukan, termasuk menekan berbagai jenis keramaian," katanya, menjelaskan.

Pewarta: Abd Aziz

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020