Kota Kediri, Jawa Timur, mendapatkan tambahan satu unit bus sekolah, sehingga totalnya empat bus bantuan dari pemerintah pusat untuk angkutan anak-anak sekolah.

"Di Kediri total ada empat bantuan busnya. Ini dapat satu tambahan dan dari Kemenhub sudah menyatakan ada satu tambahan (bus sekolah)," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Ferry Djatmiko di Kediri, Kamis.

Pihaknya masih menunggu lebih lanjut dari pusat terkait dengan kapan waktu bus itu dikirimkan. Nantinya, akan diatur lebih lanjut untuk rute bus sekolah.

"Nanti rutenya yang belum dilayani. Misalnya di SMAN I kan belum. Nanti kami kaji lagi," kata dia.

Ferry juga mendorong agar anak-anak terutama pelajar lebih memanfaatkan angkutan umum maupun bus sekolah untuk menuju ke tempat mereka sekolah. Hal itu juga sebagai salah satu upaya untuk menekan kecelakaan yang ternyata dari data yang didapat banyak anak-anak usia sekolah.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi saat di Kediri mengungkapkan pihaknya memang sudah menjanjikan akan memberikan satu unit bus sekolah untuk Kota Kediri.

"Bus sekolah saya janjikan Kediri. Saya kasih satu dengan harapan pemerintah daerah bisa melayani anak sekolah dari beberapa kecamatan yang kurang angkutannya. Kemudian jika ada manfaatnya, harapan saya Wali Kota bisa pengadaan sendiri minimal satu," kata dia.

Ia mengatakan, permintaan bus sekolah cukup tinggi. Pada 2020, rencananya untuk bus sekolah ada 280 unit yang dibagi untuk daerah di Indonesia. Program bus sekolah itu juga sesuai dengan program pemerintah untuk selalu meningkatkan aspek konektivitas dan aksesbilitas, memberikan kemudahan kepada masyarakat dari satu tempat ke tempat yang lain.

Layanan angkutan bus sekolah di Kota Kediri sudah beroperasi sejak tahun 2016 hingga sekarang. Ada tiga bus yang sudah beroperasi. Bus sekolah tersebut melayani tiga rute trayek untuk pelajar dan mahasiswa di Kota Kediri.

Trayek A jurusan Terminal Tamanan-Jalan Merbabu (Mrican) Kota Kediri. Bus B Terminal Tamanan-Blabak, dan trayek C adalah Pasar Bawang-Jalan S. Suharmaji. Bus berangkat lewat rute mulai tersebut mulai jam 05.30 WIB-07.00 WIB dan pulang sekolah jam 12.30 WIB-15.00 WIB.

Bus sekolah tersebut dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan. Anak-anak sekolah juga bisa menghemat uang saku, sebab mereka tidak dikenakan biaya atau gratis selama naik angkutan bus sekolah. 

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019