Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan meluncurkan perpustakaan digital sekolah guna meningkatkan minat baca siswa dan warga kota setempat yang dinilai masih rendah.

Berdasarkan data Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, tingkat minat baca masyarakat di Kota Madiun saat ini mencapai 69,4 persen. Angka tersebut masih di bawah minat baca Jatim yang saat ini mencapai 74,1 persen.

"Karenanya, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan minat baca warga Kota Madiun. Di antaranya dengan meluncurkan perpustakaan digital," ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun Ahsan Sri Hasto dalam kegiatan Peluncuran Perpustakaan Digital di Sun Hotel Madiun, Kamis.

Menurut dia, dengan aplikasi perpustakaan digital sekolah, siswa dapat meminjam buku secara digital sesuai tingkatan pendidikannya.

"Total ada 75 sekolah dan kampus di Kota Madiun yang sudah memiliki perpustakaan digital," kata Ahsan Sri Hasto lanjut.

Ia menjelaskan perpustakaan digital sekolah terkoneksi dengan aplikasi iMadiun. Bedanya, pengguna hanya dapat mengakses buku sesuai dengan tingkatan sekolahnya. Sehingga, anak SD tidak bisa membuka buku anak SMA atau kuliahan.

Hal itu diharapkan dapat mengurangi peminjaman buku yang tidak semestinya. Sehingga, pengguna yang benar-benar membutuhkan buku tersebut, dapat langsung mengakses dengan mudah.

Wali Kota Madiun Maidi mengapresiasi peluncuran perpustakaan digital oleh dinasnya. Ia menilai hal itu sebagai bagian dari upaya pemkot mendukung program pemerintah dalam mamajukan sumber daya manusia.

"SDM di Kota Madiun harus berkualitas. Karena Kota Madiun tidak memiliki sumber daya alam. Maka, kekuatannya adalah SDM yang unggul. Meski kota kita ini kecil, tapi kalau SDM-nya bagus-bagus, akan bisa lebih maju dari daerah yang lain," kata Wali Kota Maidi.

Ia berharap, keberadaan perpustakaan digital dapat membawa perubahan bagi Kota Madiun ke arah yang lebih baik. Terutama, dalam hal penguasaan literasi.

Selain peluncuran perpustakaan digital sekolah, dalam kegiatan tersebut juga berlangsung pengukuhan Bunda Baca dan Duta Baca Kota Madiun oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jatim Abdul Hamid.

Adapun predikat Bunda Baca disematkan kepada Ketua TP PKK Kota Madiun Yuni Setyawati Maidi. Sedangkan, Duta Baca adalah Mbakyu Madiun 2019 Fransisca Renny dan Kakang Madiun Zahrudin Rizkhy.

"Semakin banyak membaca, maka semakin banyak tahu. Sehingga bisa mengambil keputusan secara tepat," kata Maidi.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019