Pihak Kepolisian Resort Malang Kota meningkatkan pengamanan di Kota Malang, Jawa Timur, menjelang puncak perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengatakan bahwa dalam pengamanan malam takbir menjelang Hari Raya Idul Fitri pada Rabu (5/6), pihaknya menerjunkan kurang lebih sebanyak 800 personel gabungan, sementara pada Operasi Ketupat Semeru beberapa waktu lalu diterjunkan 620 personel.

"Personel yang dilibatkan sekitar 800 personel. Jika nantinya ada relawan yang ingin bergabung, dipersilahkan," kata Asfuri usai Apel Gelar Pasukan Pengamanan Takbir dan Shalat Idul Fitri, di Alun-Alun Kota Malang, Selasa.

Asfuri menjelaskan, pengamanan di Pos Pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah Kota Malang juga akan ditingkatkan, setelah adanya kejadian bom bunuh diri di Pos Pengamanan Tugu Tani Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Menurut Asfuri, jumlah personel yang bersiaga di Pos Pengamanan memang tidak ditambah, namun, personel kepolisian yang telah melakukan patroli, nantinya akan disiagakan di Pos-Pos Pengamanan yang ada.

"Untuk (jumlah personel) di Pospam tetap, tapi akan kami 'back up' dari anggota yang melaksanakan patroli. Jadi nanti setelah patroli, mereka akan bersiaga di Pospam," ujar Asfuri.

Para personel yang diterjungkan untuk bersiaga di Pos Pengamanan tersebut, lanjut Asfuri, dilengkapi dengan senjata dan rompi. Diharapkan, perayaan Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah di Kota Malang bisa berjalan kondusif dan aman.

Sebagai catatan, ada sebanyak enam titik Pos Pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Malang, Jawa Timur. Enam titik tersebut adalah PDAM Lama Kota Malang Jalan Ahmad Yani, dan Terminal Arjosari.

Selain itu, di Simpang empat Sawojajar, Terminal Landungsari, Jalan KH Agus Salim, dan Pos Kacuk. Sementara untuk Pos Pelayanan, akan disiagakan di Stasiun Malang Kota.

Pada Senin, 3 Juni 2019 pukul 22.30 WIB terjadi ledakan yang diduga dipicu oleh bom bunuh diri di pos pantau Pospam 1 Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. Satu orang korban yang diduga pelaku saat ini dirawat intensif di RS Bhayangkara, Semarang.(*)

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019