Surabaya (Antaranews Jatim) - Sejumlah kawasan di perumahan elite di Kota Surabaya, Jawa Timur, khususnya di wilayah barat terendam banjir setinggi 50 cm setelah diguyur hujan deras pada Kamis sore hingga malam hari.
     
"Iya, tadi sempat ada luapan air di sejumlah kawasan di Surabaya barat, tapi sekarang sudah surut. Begitu juga dengan sungai yang sempat meluap sudah surut," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Linmas Pemkot Surabaya Eddy Christianto kepada Antara.
     
Hujan yang turun selama kurang lebih dua jam tersebut menimbulkan genangan du sejumlah wilayah, mulai di kawasan sekitar perumahan elit seperti di Citraland, Lontar, Lidah Kulon, Manukan, Darmo Satelit, dan Sukomanunggal.
     
Atas kejadian tersebut, lanjut dia, ada seorang anak di kawasan Bukit Bali, Lakarsantri, di Surabaya Barat yang tenggelam akibat kepleset saat berada di dekat saluran air. Anak tersebut terseret aliran air yang menuju Sungai Kali Makmur.
     
Saat ini, sejumlah petugas dari Perlindungan Masyarakat (Linmas), Satpol PP maupun Dians Pemadam Kebarakan (PMK) Kota Surabaya sedang melakukan pencairan anak tersebut.
     
"Hingga saat ini anak tersebut belum ditemukan. Kami berupaya agar anak tersebut ditemukan," ujarnya.
     
Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan dinas teknis terkait, yaitu Dinas PU Bina Marga dan Pematusan untuk segera melakukan penanganan, baik itu pemeliharaan saluran maupun pengerukan sungai yang terdekat di wilayah yang terkena banjir.
     
Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim Said Utomo mengatakan, banjir yang terjadi di kawasan Surabaya barat akibat pembangunan drainase primer dan tersier yang tidak mengikuti sifat-sifat air.
     
"Akibatnya terjadi genangan di mana-mana. Selama ini cuma mengandalkan estetika dari sisi pandangan mata," ujarnya. (*)

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019