Surabaya (Antaranews Jatim) -  PT Pertamina (Persero) meresmikan pusat pendidikan bagi teknisi penerbangan atau "Pertamina Aviation Academy Training Center" (PAV Academy) yang berlokasi di Depot Pengisian Pesawat Udara Juanda, Sidoarjo, Jatim, sebagai salah satu upaya pemenuhan delapan prioritas menuju kelas dunia.
     
"Pertamina Aviation Academy merupakan wujud keseriusan kami untuk mengembangkan pekerja agar memiliki technical competence yang baik, sejalan dengan delapan prioritas World Class Pertamina yang telah dicanangkan, yaitu elemen human capital development," kata Direktorat Pemasaran Korporat Pertamina, Basuki Trikora Putra  di Surabaya, Kamis.

Ia mengatakan, peresmian Training Center PAV adalah upaya mewujudkan visi Pertamina menjadi World Class National Energy Company yang dilakukan dengan upaya peningkatan secara menyeluruh, salah satunya termasuk dari segi human capital readiness.

"Akademi ini nantinya akan dikelola anak perusahaan Pertamina, yakni Pertamina Corporate University yang akan bertugas menyelenggarakan program pelatihan bagi pekerja pengelolaan bisnis bahan bakar penerbangan," katanya.

Selain itu, nantinya dalam pelatihan tersebut akan dirangkum dalam modul training internal Pertamina Aviation Academy bernama Pertamina Aviation Competence And Education (PACE).

Selain modul, pelatihan nantinya juga didukung dengan tenaga instruktur yang profesional dan tersertifikasi, serta ruang training dan ruang praktikum yang memiliki fasilitas lengkap. 

"Dalam pendidikan tersebut dapat memaksimalkan fasilitas yang dimiliki DPPU Juanda seperti tangki timbun, pompa produk, sistem hydrant, dan kendaraan pengisian sehingga dapat mensimulasikan kondisi kerja yang sebenarnya," katanya.

Sementara itu, Pertamina  telah berkontribusi dalam menyediakan bahan bahan bakar penerbangan di 66 bandara di Indonesia sekaligus menjadi pemasar bahan bakar penerbangan di 80 bandara di seluruh dunia.

"Oleh karena itu, kami terus berkomitmen menyediakan bahan bakar berkualitas baik untuk mendukung tumbuhnya industri penerbangan," katanya.(*)

Pewarta: A Malik Ibrahim

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019