Pamekasan (Antaranews Jatim) - Asisten Manajer Administrasi dan Pelayanan PLN Area Pamekasan Hudono menyatakan jaringan listrik di lokasi gempa teknotik di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, saat ini kembali normal dan tidak terjadi pemadaman.

"Gempa yang terjadi di Sumenep tidak mengganggu aliran listrik. Memang ada beberapa KWH meter yang kami amankan, karena rumahnya rusak, tapi aliran listrik di sana tetap normal," ujar Hodono kepada Antara per telepon di Pameksan, Kamis sore.

Saat menyampaikan keterangan pers ini, Hudono dan tim PLN Area Pamekasan sedang berada di lokasi gempa, meninjau secara langsung kondisi rumah-rumah warga yang rusak akibat musibah bencana alam itu.

Pihak PLN juga memberikan bantuan langsung berupa paket sembako dan permakanan kepada keluarga korban gempa di Kecamatan Batuputih, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sementara itu, berdasarkan pendataan sementara Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur hingga Kamis pagi, sebanyak 36 rumah rusak di Kecamatan Batu Putih terdiri dari 21 rumah rusak ringan, 4 rumah rusak sedang, dan 11 rumah rusak berat.

Rumah rusak di antaranya terdapat di Desa Bula`an, Desa Batu Putih Laok, Dusun Pajung Desa Bantelan, Dusun Gunung Timur Desa Sergeng. Di kecamatan ini juga terdapat tiga orang mengalami luka ringan atas nama Bapak Sei (45), Ibu Bainah (50), dan ananda Tarti (5).

Kemudian di Kecamatan Dasuk sebanyak lima rumah rusak terdiri dari empat rumah rusak ringan dan satu rumah rusak berat tepatnya berada di Dusun Sergang Desa Dasuk Timur dan Dusun Laok Desa Kecer.

Total rumah rusak di kedua kecamatan adalah 41 rumah, dengan rincian 25 rumah rusak ringan, empat rumah rusak sedang dan 12 rumah rusak berat.

Pemkab setempat, Pemprov Jatim dan Kementerian Sosial Republik Indonesia telah menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Sumenep itu, termasuk Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) pada kamis pagi juga sudah berada di lokasi bencana.

Mereka melakukan pendampingan psikososial bagi korban yang kehilangan harta benda dan korban luka-luka.

Gempa bumi tektonik mengguncang Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Rabu malam (13/6) sekitar pukul 20.06 WIB. Gempa bumi berkekuatan 4,7 SR dan tidak berpotensi tsunami.

Gempa bumi yang terjadi di Sumenep, Madura, Jawa Timur itu merupakan salah satu kejadian gempa bumi selama dua haru berturut-turut selama Ramadhan.

Sebelumnya, gempa juga terjadi di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yakni pada Rabu (13/6) pukul 13.59 WIB dan Kamis (14/6) pada 06.06 WIB, serta kebakaran di Distrik Manoi, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Selasa (12/6) malam sekitar pukul 23.40 WIT.(*)

Pewarta: Abd Aziz

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018