Surabaya (Antaranews Jatim) - Kepolisian Sektor (Polsek) Gayungan Surabaya meringkus komplotan maling atau pencuri yang seluruh anggotanya perempuan yang biasanya beraksi bersama-sama di pusat perbelanjaan wilayah Kota Surabaya dan sekitarnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Gayungan Surabaya Inspektur Polisi Satu Philips R Lopung, kepada wartawan di Surabaya, Senin, menyebut komplotan ini beranggotakan empat orang perempuan.

Dia menjelaskan tiga perempuan dalam komplotan ini berasal dari Surabaya, masing-masing berinisial DP (40), Su (42), dan DE (52). Serta seorang anggota lainnya dalam komplotan tersebut berasal dari Jakarta, yaitu berinisial RS (23).

"Terakhir komplotan ini mencuri sebuah telepon seluler milik seorang pengunjung di pusat perbelanjaan `City of Tomorrow` atau CITO Surabaya pada 25 Februari lalu," katanya.

Telepon seluler yang dicuri adalah milik korban bernama Edy Kurniawan, merek LG senilai Rp2 juta.

"Telepon seluler ini dicuri dari dalam tas selempang yang dikenakan korban saat berbelanja di Matahari City of Tomorrow," ujarnya.

Atas laporan pencurian tersebut Philips segera mengerahkan anggotanya yang kemudian pada hari itu juga berhasil meringkus para pelaku.

"Barang bukti telepon seluler merek LG juga berhasil kami amankan," katanya.

Kepada penyidik polisi, para perempuan ini berdalih terpaksa berkomplot untuk melakukan pencurian karena terhimpit masalah ekonomi.

"Keempat pelaku mengaku semuanya berstatus janda dan terpaksa mencuri demi memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari," ucap Philips.

Sampai sekarang polisi masih mengembangkan penyelidikan kasus ini untuk mencari tahu kemungkinan adanya korban serta tempat kejadian perkara lainnya yang telah disasar oleh komplotan ini.

"Bisa jadi para pelaku juga telah beraksi di pusat perbelanjaan lainnya wilayah Kota Surabaya dan sekitarnya. Kami masih kembangkan penyelidikan," ujarnya. (*)

Pewarta: Hanif Nashrullah

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018