Surabaya (Antara Jatim) - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengharapkan generasi muda Muslim di Indonesia mampu menghafal Al Quran sehingga mampu menginspirasi saat menjalani kehidupan sehari-hari.

"Jika menghafalkan Al Quran sudah sejak usia dini maka generasi muda Muslim bisa lebih cepat menghafalnya bahkan bisa menginspirasi hidup," ujarnya di sela Halaqoh Kubro Tahfizhul Quran Ke-1 Majelis Taujih Wal Irsyad Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jatim di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Senin.

Gus Ipul, sapaan akrabnya, juga sangat berharap ke depan muncul generasi yang ahli tertentu dan menekuni pekerjaannya setiap hari, tapi tetap menghafal Al Quran.

Menurut dia, ketika generasi muda muslim makin mencintai Al Quran maka negeri ini bakal semakin makmur, sejahtera ekonominya, rukun dan terjaga keragamannya, sekaligus bahagia jiwanya.

Orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut juga mengapresiasi Halaqoh Kubro Tahfizhul Quran seperti yang dilakukan LDII karena telah menyelenggarakan di berbagai tempat dan mengumpulkannya lebih banyak lagi.

"LDII secara mandiri telah membuat suatu pendidikan Tahfizhul Quran. Langkah ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama bagi generasi muslim yang mempunyai keinginan untuk bisa memahami, membaca sekaligus menghafalkan Al Quran," ucap Ketua PBNU tersebut.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jatim Amien Adhy menyampaikan Halaqoh Kubro pertama ini dihadiri sekitar 30 ribu orang dan mengangkat tema "Membangun Karakter Generasi Penerus Bangsa Melalui Pendidikan Tahfizhul Quran".

Pada kesempatan tersebut, turut hadir sejumlah tokoh, antara lain Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Wakil Syuriah PBNU KH Miftachul Achyar, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur KH Abdusshomad Buchori. (*)

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017