Kediri (Antara Jatim) - Sebanyak 1.500 mustahik, yang terdiri dari warga miskin serta anak sekolah dari keluarga tidak mampu di Kediri, Jawa Timur, menerima bantuan zakat yang diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kediri.
     
Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah mengatakan zakat yang disalurkan oleh Baznas Kediri itu dihimpun dari berbagai macam sumber, baik dari pegawai negeri sipil maupun pemberi zakat lainnya.
     
"Zakat ini dari Baznas yang dikumpulkan dari para PNS dan muzaki. Zakat ini untuk fakir miskin, kaum duafa," katanya saat penyaluran zakat di kantor Kelurahan Bandarlor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis.
     
Wawali mengatakan, zakat sangat penting untuk warga, terutama bagi yang kurang mampu. Dengan zakat pula, masyarakat bisa tercukupi beragam keperluannya, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk biaya pendidikan bagi putra maupun putri dari keluarga kurang mampu.
     
Pihaknya berharap, masyarakat yang mampu akan lebih banyak menyalurkan zakatnya, sehingga kedepan akan semakin banyak lagi yang mendapatkan bantuan dari zakat tersebut.
     
Sementara itu, Sekretaris Baznas Kota Kediri Zamroni mengatakan zakat itu akan disalurkan pada warga kurang mampu di seluruh wilayah Kota Kediri, baik Kecamatan Mojoroto, Kota, dan Pesantren.
     
"Total seluruhnya ada 1.500 mustahik yang akan mendapatkan zakat dan ini terbagi di tiga yaitu di Kecamatan Mojoroto, Kota, dan Pesantren," katanya.
     
Pihaknya menambahkan, perolehan zakat oleh Baznas Kota Kediri pada 2016 mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan pada 2015.  
     
Pada 2015, zakat yang terkumpul di Baznas Kota Kediri sebanyak Rp150 juta, pada 2016 ini naik cukup besar dan terkumpul hingga Rp520 juta. Zakat itu diberikan pada yang berhak, yaitu warga kurang mampu ataupun badan yang berhak menerima zakat lainnya.
     
Pihaknya juga berharap, pemberian zakat ini bisa bermanfaat, dan ke depan akan semakin bertambah jumlah zakat yang diberikan oleh warga yang mampu.
     
Proses penyaluran zakat di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, berlangsung dengan lancar. Warga yang berhak menerima mendapatkan surat undangan dari Baznas serta membawa salinan kartu tanda penduduk (KTP). (*)

Video oleh : Asmaul C

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017