Surabaya (Antara Jatim) - Calon haji asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, Siti Khosiyah (67), yang sempat merobek paspor miliknya akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci setelah pihak Imigrasi membuatkan paspor pengganti.

"Calhaj Jember itu berasal dari Kloter 16 yang seharusnya berangkat pada 15 Agustus lalu, namun akhirnya tertunda hingga berangkat pada Minggu (21/8) malam dengan Kloter 31 (Sidoarjo)," kata Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya HM Sakur kepada Antara di Surabaya, Senin.

Ia menjelaskan calhaj kelahiran Sumenep itu bisa berangkat dengan paspor haji yang baru dengan bertuliskan "Tanda Pengenal Jeamaah Haji Indonesia (Disobek Oleh Jemaah Haji)" dengan nomor paspor B4177486 dan nomor porsi 1300371100 yang ditandatangani a/n Menteri Agama RI.

"Jadi, calhaj itu tertunda berangkat hingga semingguan lebih, tapi dia menunggu di asrama haji hingga paspor baru itu selesai. Nantinya, dia akan bisa bergabung kembali dengan rombongan aslinya di Kloter 16 saat berada di Tanah Suci," katanya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Jember Rudiara Rahmad Kosasih mengatakan pihaknya memproses kembali paspor calon haji asal Kabupaten Jember yang rusak atas nama Siti Khosiyah.

"Saat menerima laporan paspor calon haji (calhaj) Jember yang rusak, saya langsung melakukan koordinasi agar segera memproses ulang paspor tersebut," katanya dalam jumpa pers di Kantor Imigrasi Jember (22/8).

Ia menambahkan pembuatan paspor calhaj Jember sebanyak 1.999 sudah tuntas, sehingga jamaah calhaj bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci sesuai yang diusulkan Kementerian Agama Jember. (*)

Pewarta: Zumrotun Solichah/Edy M Ya'kub

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016