Surabaya (Antara Jatim) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya mempromosikan wisata di Kota Pahlawan dalam forum ASEAN Business Summit yang digelar di Vietnam pada 19 Maret 2016.
    
Ketua Kadin Surabaya Jamhadi, di Surabaya, Senin, mengatakan pihaknya telah memaparkan potensi-potensi dagang/investasi di Jatim khususnya di Surabaya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di forum ASEAN Business Summit.  
    
"Di forum itu, kami juga memaparkan corporate dan business culture agar sukses berbisnis di Jatim," katanya.
    
Menurut dia, di depan semua pimpinan business dan akademisi serta pemerintah dan Konjen se-ASEAN, pihaknya juga mengusulkan untuk peningkatan tujuan wisata ke Jatim melalui Paket Wisata Bali-Jatim spectacular Tourism Program.
    
"Tentunya ini dengan penekanan promosi Surabaya sebagai ibu kota Jatim," katanya.
    
Jamhadi sebelumnya mengatakan pihaknya juga membuat forum Surabaya Creative City Forum (SCCF). Forum ini dibentuk sebagai wadah agar para pelaku usaha kreatif di kota Pahlawan bisa lebih berkembang dan berdaya saing
    
Kota Surabaya memiliki modal besar untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016, ucap Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya Jamhadi.
    
Modal besar yang dimaksud Jamhadi adalah potensi besa untuk bisa mengembangkan eknomi kreatif. Maka tidak heran jika "United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization" (Unesco) sudah menetapkan tiga kota di Indonesia sebagai kota kreatif.
    
Untuk mewujudkan semua itu, perlu wadah untuk mengembangkan usaha kreatif. Salah satu wadah yang sudah dilakukan puluhan pelaku usaha kreatif di Surabaya adalah mendeklarasikan Surabaya Creative City Forum (SCCF).
    
"Forum ini dibentuk sebagai wadah agar para pelaku usaha kreatif di kota Pahlawan bisa lebih berkembang dan berdaya saing," timpal Jamhadi yang juga Dewan Pengawas SCCF. (*)

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Tunggul Susilo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016