Surabaya (Antara Jatim) - Pertandingan babak penyisihan kejuaraan bulu tangkis "Jaya Raya Indonesia Junior International Challenge 2014" di GOR Sudirman Surabaya, Rabu, mulai diwarnai kejutan ketika unggulan pertama tunggal putra tersingkir dari persaingan. Zin Rei Ryan Ng, pebulu tangkis asal Singapura yang menjadi unggulan utama kejuaraan berhadiah total 20 ribu dolar AS itu, disingkirkan pebulu tangkis nonunggulan dari Thailand, Pacharapol Nipornram, dalam pertandingan ketat tiga game 22-20, 17-21, 17-21. Setelah meraih kemenangan dengan susah payah pada game pertama, pemain masa depan Singapura itu mulai mendapatkan perlawanan sengit dari lawannya pada game kedua dan ketiga. Sementara dua wakil Indonesia yang masuk daftar unggulan yakni Endrue Tampi (unggulan ke-11) dan Rizky Ariandi (unggulan ke-16) juga terhenti langkahnya di babak kedua. Endrue Tampi kalah dari rekan senegaranya Vega Vio Nirwanda dengan skor 11-21, 15-21, sedangkan Rizky Ariandi menyerah di tangan Panji Ahmad Maulana dengan angka 14-21, 10-21. Dari nomor tunggal putri, pebulu tangkis tuan rumah yang menjadi unggulan utama Russeli Hartawan dinyatakan kalah WO (walk over) dari Chun Yi Deline Quek asal Singapura. Kepala Sub Bidang Turnamen PP PBSI Eddyanto Sabarudin mengatakan Russeli Hartawan masih memperkuat kontingen Indonesia pada ajang Olimpiade Remaja di Nanjing, Tiongkok. "Russeli belum kembali dari Tiongkok sehingga dinyatakan kalah WO," ujarnya. Namun, tuan rumah masih memiliki unggulan kedua Fitriani yang menjaga asa untuk mengamankan gelar juara setelah memastikan lolos ke babak berikutnya lewat kemenangan 21-14, 21-11 atas rekannya Liska Ayu Ningsih. Langkah meyakinkan juga dibukukan pasangan ganda putri unggulan pertama Jauza Fadhila Sugiarto/Apriyani Rahayu, usai menghentikan perlawanan ganda Korsel, Soo In Byun/Na Ra Jang, dengan dua game langsung 21-12, 21-16. Sementara rekannya Rahmadhani Hastiyanti/Marsheilla Gischa menundukkan pasangan Thailand, Pattaranan Chamnaktan/Sanicha Chumnibannakarn, dengan skor 21-10, 21-19. (*)

Pewarta:

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014