Gresik (Antara Jatim) - Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akan menyiapkan surat edaran kenaikan tarif air Perusahaan Daerah Air Minum setempat yang sudah dimulai 1 Jnuari 2014. Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Agus Setyo Pambudi, Senin mengatakan, surat edaran dibuat sebagai bahan sosialisasi karena sebagian warga masih belum mengetahui adanya kenaikan tarif air PDAM. "Secepatnya surat edaran itu akan dibuat dan disampaikan kepada semua pelanggan karena sebagian masyarakat belum mengetahui," katanya. Ia mengatakan kenaikan tarif air PDAM dilakukan untuk penyesuaian karena tarif yang berlaku selama ini tidak mampu menutup biaya operasional PDAM Gresik, sehingga perlu disesuaikan. Meski demikian, Agus mengaku tarif baru yang berlaku tetap yang termurah di antara tarif air di beberapa daerah di Jatim. "Kenaikan tarif bukan saat pembayaran Januari 2014, melainkan per pemakaian 1 Januari 2014. Jadi untuk pembayaran bulan Januari 2014 masih mengenakan tarif lama," katanya. Agus menjelaskan, tarif air PDAM Gresik dibagi dalam lima kelompok, yakni kelompok I untuk sosial, kelompok II untuk rumah tangga dan instansi pemerintah, kelompok III untuk niaga kecil dan industri kecil, kelompok IV untuk niaga besar dan industri besar, serta kelompok V khusus (pelabuhan) dan kawasan khusus. "Dari lima kelompok itu, kenaikan tarif air PDAM Gresik berlaku hanya untuk pelanggan dengan pemakaian di atas 10 M3/bulan, atau untuk pelanggan dengan pemakaian diatas rata-rata," katanya. Sementara, untuk pelanggan rumah tangga yang berada di kelompok II dengan pemakaian sampai 10m3/bulan tarifnya tetap, atau tidak naik, yakni Rp1.225/m3. "Kenaikan baru bisa berlaku untuk pelanggan di kelompok II atau rumah tangga bila pemakaian di atas 10m3, yakni pemakaian 11 m3 hingga 20 m3, dengan pemberlakukan tarif mencapai Rp1.850/m3. Agus berharap, kenaikan atau penyesuain tarif ini tidak menjadi polemik karena seluruh keputusan tarif sudah dipertimbangkan oleh bupati.(*)

Pewarta:

Editor : Endang Sukarelawati


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014