Gresik, (Antara Jatim) - Massa dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Kabupaten Gresik, mengepung kantor DPRD setempat dalam aksi menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.
"Kita melakukan aksi tolak kenaikan harga BBM dengan mengepung kantor dewan dengan tujuan agar anggota dewan bisa sepakat menolak kenaikan harga BBM bersubsidi," kata koordinator aksi, Budiono, Rabu.
Ia menjelaskan, kenaikan harga BBM akan berimbas pada kenaikan harga-harga lain, sehingga akan dirasakan masyarakat bawah secara langsung.
Dalam aksi itu, massa KASBI juga menyuarakan aspirasi untuk menghapus sistem kerja kontrak dan "outsourcing" karena merugikan para pekerja di Indonesia.
Meski kantor DPRD yang terletak di Jalan KH Wachid Hasyim dikepung, aksi tersebut berjalan lancar dengan pengamanan ratusan petugas dari Polres Gresik.(*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013