Bangkalan (Antara Jatim) - Tiga sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, hingga kini belum memiliki gedung permanen untuk kegiatan belajar.
Kasubag Umum Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Moh Bahrun, Minggu mengatakan ketiga sekolah itu adalah SMK Negeri 1 Tanjung Bumi, SMK Negeri 1 Blega dan SMK Negeri 1 Kamal.
"Untuk sementara aktivitas belajar para siswa terpaksa menumpang di gedung sekolah menengah pertama terdekat," katanya.
Ia menjelaskan, ketiga SMK tersebut merupakan sekolah baru di Kabupaten Bangkalan. Disdik sendiri mendirikan sekolah itu dengan tujuan untuk menyukseskan program pemerintah pusat, yakni meningkatkan jumlah sekolah kejuruan.
Sebab, menurut Bahrun, sesuai dengan program yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, persentase sekolah kejuruan harus lebih banyak, yakni 60 persen dan 40 persen untuk SMA.
Dari tiga SMK baru itu, baru dua sekolah yang telah memiliki lahan, yakni SMK Negeri Kamal dan SMK Negeri Tanjung Bumi.
"Kalau SMK Negeri Blega belum ada dan pemerintah kabupaten saat ini masih mengupayakan," katanya.
Bahrun menambahkan, dana pembangunan gedung dari ketiga sekolah menengah kejuruan itu juga masih dalam tahap pengajuan. Disdik juga berharap agar pengajuan dana pembangunan gedung ketiga sekolah tersebut dapat segera teralisasi agar para pelajar tidak lagi menumpang di gedung SMP.
"Mudah-mudah dalam waktu dekat pembangunannya cepat terealisasi dan untuk SMK Negeri Blega semoga pembebasan tanahnya juga bisa segera terealisasi," katanya.
Di Bangkalan, jumlah lembaga pendidikan kejuruan negeri, baru sembilan lembaga, sama dengan jumlah lembaga pendidikan SMA yang juga sembilan lembaga. Bahkan jika dikalkulasi dengan jumlah lembaga swasta, jumlah lembaga pendidikan umum, baik berupa SMA maupun Madrasah Aliyah justru jauh lebih banyak dibanding SMK.
Berdasarkan data jumlah lembaga pendidikan yang mengikuti ujian nasional pada 2013 di Kabupaten Bangkalan, jumlah lembaga SMA dan MA sebanyak 129 lembaga meliputi negeri dan swasta, sedangkan SMK hanya 43 lembaga, meliputi negeri dan swasta. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013