Kepolisian Resor Tulungagung, Jawa Timur, memberlakukan penutupan di ruas jalan nasional Tulungagung–Trenggalek, tepatnya di Jembatan Gondang, mulai Jumat sore, guna mendukung pelaksanaan proyek perbaikan konstruksi jembatan itu yang diperkirakan berlangsung hingga Desember 2026.

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Taufik Nabila mengatakan penutupan dilakukan mulai pukul 16.00 WIB dan diperkirakan berdampak pada peningkatan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalur alternatif.

“Penutupan dilakukan untuk mendukung pekerjaan perbaikan konstruksi jembatan. Kami sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan personel pengamanan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan,” kata Taufik di Tulungagung, Jumat.

Ia menjelaskan kendaraan bertonase besar dari arah Trenggalek dialihkan melalui simpang empat Durenan menuju Kecamatan Bandung, kemudian diarahkan ke Kecamatan Campurdarat hingga keluar di simpang empat Tamanan, Tulungagung.

Rekayasa arus tersebut juga berlaku bagi kendaraan berat dari arah Tulungagung, Kediri dan Blitar yang menuju Kabupaten Trenggalek.

Sementara kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi disiapkan jalur alternatif melalui simpang tiga Gondang menuju arah timur ke simpang tiga Polsek Kalangbret serta beberapa ruas jalan penghubung lain di sekitar Kecamatan Gondang.

Menurut Taufik, peningkatan volume kendaraan diprediksi terjadi di ruas Bandung–Durenan akibat pengalihan arus kendaraan berat selama penutupan berlangsung.

Selain itu, potensi antrean kendaraan juga diperkirakan muncul di sekitar akses menuju Jembatan Gondang, terutama pada masa awal penutupan karena masih adanya pengguna jalan yang belum mengetahui perubahan arus lalu lintas.

“Kami sudah memasang rambu pemberitahuan dan menempatkan personel di titik rawan kemacetan untuk membantu pengaturan lalu lintas,” ujarnya.

Satlantas Polres Tulungagung juga menyiapkan patroli rutin pada jalur alternatif untuk memastikan arus kendaraan tetap berjalan lancar selama proyek berlangsung.

Perbaikan Jembatan Gondang dijadwalkan berlangsung hingga 11 Desember 2026 dan menjadi bagian dari penanganan infrastruktur jalan nasional di wilayah selatan Jawa Timur.

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026