Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Aparat kepolisian bersama instansi terkait menutup sementara jalur nasional Trenggalek-Ponorogo di KM 16, Desa Nglinggis, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, setelah terjadi runtuhan batu dari tebing yang menimpa sebuah kendaraan, Kamis.
Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto mengatakan penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi guna menjamin keselamatan pengguna jalan, mengingat kondisi tebing di lokasi masih berpotensi mengalami longsor susulan.
“Untuk sementara jalur kami tutup total dan arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif demi keselamatan pengguna jalan,” katanya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.10 WIB saat sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor polisi AG 1671 SK yang dikemudikan Eko Priyono (49), warga Tulungagung, melintas dari arah Trenggalek menuju Ponorogo. Saat itu, petugas tengah memberlakukan sistem buka tutup jalur.
Namun, saat kendaraan melintas, tiba-tiba batu berukuran besar dengan diameter sekitar 1,5 meter runtuh dari tebing dan menimpa bagian depan mobil.
Akibat kejadian tersebut, kap dan bagian mesin kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Meski demikian, pengemudi dipastikan selamat dan hanya mengalami syok.
Setelah kejadian, petugas kepolisian langsung melakukan pengamanan lokasi, mengatur arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk penanganan lebih lanjut.
Pembukaan kembali jalur utama tersebut akan dilakukan setelah ada rekomendasi dari instansi teknis terkait, termasuk memastikan kondisi tebing aman dari potensi longsor susulan.
Polisi mengimbau pengendara, khususnya kendaraan besar, untuk tidak melintas di jalur alternatif, karena keterbatasan akses, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026