Sebanyak 155 pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya periode 2024-2029 resmi dilantik dan menyatakan komitmen untuk mengusung semangat kolaborasi dan pertumbuhan inklusif.

"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Mas Eri Cahyadi yang telah membuka ruang kolaborasi,” ucap Ketua Kadin Surabaya HM Ali Affandi LNM dalam keterangannya di Surabaya, Jawa Timur, Senin.

Ia mengatakan sebelum pelantikan berlangsung, Kadin Surabaya telah menjalankan lebih dari 139 agenda dalam kurun satu setengah tahun terakhir yang menjadi bukti bahwa organisasi tersebut aktif dan progresif.

Dalam kesempatan itu, juga memaparkan sejumlah program strategis yang dijalankan Kadin Surabaya, salah satunya adalah misi dagang domestik dan internasional melalui kolaborasi dengan Kadin Jawa Timur di bidang perdagangan, jasa, dan logistik.

“Beberapa waktu lalu pada misi dagang ke Malaysia, kami melihat langsung bagaimana produk dan potensi usaha Surabaya memiliki daya saing untuk masuk ke pasar global," tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, Kadin Surabaya, juga siap berkolaborasi dengan KONI Surabaya untuk mendorong sport tourism, event ekonomi, dan pemberdayaan UMKM yang terhubung dengan ekosistem olahraga.

“Kami mendukung penuh dan ingin memastikan ketika atlet bertanding, ekonomi rakyat juga ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya. 

Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengatakan, sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin memiliki peran strategis, salah satunya adalah menyelaraskan program dengan arah pembangunan pemerintah, mulai dari RPJMN, RPJMD Provinsi Jawa Timur hingga RPJMD Kota Surabaya.

“Kalau kita lihat indeks pembangunan manusia Kota Surabaya itu sangat luar biasa, hampir mentok di angka 84. Ini diukur dari pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya Tim Koordinasi Vokasi Daerah (TKDV) yang melibatkan unsur pemerintah, Kadin, kampus, balai latihan kerja, hingga lembaga kursus untuk menyiapkan SDM unggul.

“Tujuannya adalah menciptakan sumber daya manusia unggul, ada yang siap bekerja sesuai kebutuhan industri dan ada yang menjadi wirausaha baru,” ujarnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, Samsul Hadi, juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya.

“Kota Surabaya adalah kota jasa dan perdagangan, di mana pergerakan ekonomi menjadi kekuatan utama. Dalam pergerakan ekonomi ini, kehadiran Kadin diharapkan memiliki peran strategis sebagai mitra Pemerintah Kota Surabaya,” ujarnya. 

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026