Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Setyo Wahono menerima penghargaan Universitas Brawijaya (UB) Halal Metric Award 2026, atas dedikasi dan kontribusi dalam percepatan sertifikasi halal bagi produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat.
Penyerahan penghargaan dilakukan saat acara Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Award 2026 dengan tema Orchestrating the Halal Ecosystem: Bridging Research, Infrastructure, and Policy.
"Penghargaan ini bukti nyata dari kerja keras, komitmen dan sinergi antara pemerintah daerah dengan para pelaku UMKM percepatan sertifikasi halal di Bojonegoro," kata Setyo di Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa.
Era pasar global saat ini, kata dia, sertifikasi halal bukan lagi sekadar pemenuhan aspek religius, tapi menjadi standar kualitas dan instrumen pemasaran yang sangat kuat.
Pelaku usaha yang memiliki sertifikat halal, produk tersebut memiliki daya saing yang lebih tinggi dan memberikan rasa aman bagi konsumen. Serta dapat membuka pasar yang lebih luas, baik tingkat nasional maupun internasional.
"UMKM naik kelas bukan lagi sekadar jargon, tapi kenyataan yang kita upayakan bersama. Teruslah menjaga konsistensi kualitas produk UMKM, jadilah inspirasi bagi rekan-rekan pelaku usaha lainnya yang belum sertifikasi," jelasnya.
Sementara itu Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., mengatakan bahwa UB berkomitmen dalam riset halal dan perguruan tinggi pertama yang memiliki laboratorium halal terakreditasi ISO 17025 dan diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) Republik Indonesia.
Serta kampus pertama yang memiliki Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) di Indonesia dengan mengembangkan banyak inovasi teknologi terkait diagnostik, deteksi sampai sistem informasi halal.
"Halal bukan hanya untuk konsumsi umat Islam semata, melainkan sebuah ekosistem penting dalam industri nasional maupun internasional. Kita tidak hanya bergantung pada regulasi global, tetapi bisa menawarkan platform yang lebih baik, higienis, manusiawi dan sesuai konsep rahmatan lil 'Alamin," katanya.
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026