Perum Bulog Sub Divre Bojonegoro, Jawa Timur berupaya memperkuat peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah setempat melalui kemitraan penyediaan kebutuhan bahan pokok yang nantinya dijual kepada masyarakat.

Pimpinan Cabang Bulog Cabang Bojonegoro Ferdian D. Atmaja di Bojonegoro, Senin mengatakan Bulog Bojonegoro sudah melakukan sosialisasi kepada KDMP terkait kerja sama yang bisa dilakukan.

"KDMP bisa menjual sembako dari Bulog seperti beras, gula dan minyak goreng sesuai kebutuhan koperasi," kata Ferdian di Bojonegoro, Jawa Timur.

Ferdian menjelaskan, KDMP dapat menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog dengan hargal maksimal Rp12.500, gula Rp17.500 dan minyak goreng Rp15.700.

Untuk menjadi mitra Bulog, kata dia, KDMP mengajukan permohonan dengan melampirkan akta pendirian, Kartu Tanda Penduduk (KTP) perwakilan pengurus, Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) koperasi. 

Saat ini KDMP yang sudah bermitra dengan Perum Bulog diantaranya di Kabupaten Bojonegoro ada KDMP Trucuk, Jetak, Padangan, Campurejo, Sendangharjo dan Banjarejo.

Sedangkan di Kabupaten Lamongan terdapat KDMP Pelang, Sukodadi, Brondong dan Manyar, sementara itu Kabupaten Tuban yakni KDMP Rengel, Karangagung dan Pucangan.

"Sementara ini sudah ada 13 KDMP yang sudah terdaftar dan melakukan transaksi dengan Bulog, jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah," jelasnya.

Ditambahkan, KDMP yang memiliki sarana penggilingan padi juga bisa bermitra dengan Bulog, melalui pengeringan dan penggilingan gabah dari petani setempat.

"Sehingga KDMP bisa memutus rantai penjualan petani setempat yang dilakukan tengkulak dan KDMP dapat menjadi pemasok beras ke Bulog," katanya.

Pewarta: Muhammad Yazid

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026