Pemerintah Provinsi Jawa Timur merevitalisasi dan merehabilitasi 52 sekolah jenjang SMA. SMK, dan SLB di Bojonegoro dan Tuban untuk memperkuat layanan pendidikan menengah, vokasi, dan pendidikan khusus yang berkeadilan.
“Bantuan revitalisasi dan rehabilitasi yang diberikan merupakan bagian dari ikhtiar untuk menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan menengah dan pendidikan vokasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, kebutuhan dunia kerja, serta tantangan masa depan,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam keterangan diterima di Surabaya, Kamis.
Adapun sekolah yang diresmikan terdiri atas 18 SMA, 25 SMK, dan sembilan SLB, baik negeri maupun swasta.
Saat di Bojonegoro, Khofifah meresmikan sarana dan prasarana SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur.
Khofifah menegaskan peresmian SMAN 2 Taruna Pamong Praja beserta revitalisasi puluhan sekolah tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah provinsi dalam menghadirkan pendidikan berdampak melalui program Jatim Cerdas.
Menurut dia, fasilitas pendidikan yang memadai harus dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.
“Kalau sekolah berbasis asrama begini kita bisa membangun karakter peserta didik lebih mudah,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada wali asrama dan wali asuh agar menerapkan pola pengasuhan sesuai tahapan tumbuh kembang peserta didik.
“Dinamika sosial saat ini memang harus dimitigasi dengan pengasuhan-pengasuhan yang bisa mendekatkan kepada pola asuh sesuai dengan tumbuh kembang anak, berikan pola asuh sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menyatakan pembangunan dan revitalisasi tersebut bertujuan meningkatkan kualitas, kenyamanan, dan keamanan lingkungan pendidikan.
“Ini sejalan dengan arah kebijakan Ibu Gubernur tentang pendidikan berdampak, yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk watak dan ketangguhan generasi muda Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, sekitar 50 persen sekolah di bawah naungan pemerintah provinsi masih membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana.
“Yang sudah diperbaiki dari total seluruh Jawa Timur itu ada 550 tersebar di berbagai wilayah. Termasuk di Bojonegoro dan Tuban ini,” katanya.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026