Malang - Unit Pelaksana Teknis Konsultan keuangan mitra bank atau KKMB bentukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang tahun ini mulai menyasar pengucuran kredit bagi pedagang pasar. Ketua UPT KKMB Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Sunardi, Selasa mengemukakan untuk tahun ini paling tidak 25 persen pedagang pasar di wilayah kerja KBI ini bisa dikucuri kredit perbankan. "Jumlah pedagang pasar yang masuk data kami mencapai 18 ribu orang dan 25 persennya kami upayakan bisa mendapatkan kredit perbankan pada tahun ini. Kami akan upayakan agar mereka bisa menjalankan roda usahanya secara maksimal," katanya. Untuk tahap awal, katanya, ada 30 kelompok yang akan menerima kucuran kredit perabnkan melalui KKMB. Kelompok pedagang pasar ini seluruhnya dari Kabupaten Malang. Ia menjelaskan, setiap kelompok beranggotakan 10 orang pedagang dan setiap pedagang mendapatkan kredit sebesar Rp2 juta, sehingga kredit yang dikucurkan pada tahap awal itu mencapai Rp600 juta. Sunardi mengakui, kredit yang dikucurkan pada pedagang pasar tersebut tetap dikenakan bunga, yakni 12 presen efektif per tahun atau setara tujuh persen flat per tahun dengan masa angsuran selama dua atau tiga tahun, tergantung kemampuan pedagang. Mekanisme seleksi bagi pedagang yang berhak mendapatkan kucuran kredit perbankan melalui KKMB itu, lanjutnya, pihaknya bekerja sama dengan persatuan pedagang pasar karena mereka yang tahu persi kondisi pedagang. Kerja sama itu, kata Sunardi, bertujuan untuk meminimalkan kredit macet yang mungkin saja terjadi dan kredit yang disalurkan juga bisa tepat sasaran. "Mudah-mudahan tidak ada kendala dalam penyaluran kredit bagi pedagang pasar ini agar bisa segera direalisasikan, paling tidak akhir bulan ini sudah cair. Untuk pencairannya, kami bekerja sama dengan Bank UMKM atau BPR," ujarnya.(*)

Pewarta:

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2013