Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim merespons cepat dampak peristiwa angin kencang yang terjadi di sejumlah titik di sekitar Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Kamis sekitar pukul 14.30 WIB.
Sejumlah personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jatim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan penanganan puluhan pohon tumbang di akses menuju Terminal 1 Bandara Juanda, seperti pembersihan material kayu, dahan dan ranting pohon.
"Aksi itu dilakukan secara berkolaborasi dengan petugas Bandara Juanda, Tim BPBD Kabupaten Sidoarjo dan sejumlah instansi terkait,“ kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Sidoarjo, Kamis.
Berdasarkan data sementara Pusdalops BPBD Jatim, kata dia, kejadian ini berdampak pada kerusakan 10 unit kendaraan roda dua, 1 unit kendaraan roda empat dan 1 unit fasilitas umum.
Ia mengatakan hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dari dampak angin puting beliung ini.
"Alhamdulillah, sekitar pukul 16.10 WIB, akses jalan menuju Terminal 1 Bandara Juanda sudah kembali dapat dilalui, meski jadwal penerbangan sempat mengalami gangguan," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto.
Sementara itu, Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, menyatakan terdapat tiga penerbangan yang mengalami pengalihan pendaratan atau divert menuju Bandara Ahmad Yani Semarang setelah kejadian angin kencang yang melanda bandara tersebut.
General Manajer Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia guna menentukan langkah selanjutnya terkait penerbangan yang mengalami pengalihan pendaratan tersebut.
"Benar ada tiga penerbangan yang divert menuju Bandara Ahmad Yani, Semarang. Kami masih terus berkoordinasi," kata Tohir.
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026