Lapas Kelas I Madiun berkomitmen mewujudkan pemasyarakatan yang bebas atau zero dari HP, pungutan liar (pungli), dan narkoba (Halinar) serta menjaga keamanan demi menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

Kalapas I Madiun Andi Wijaya Rivai di Madiun, Kamis mengatakan komitmen zero halinar tersebut diwujudkan dengan rutin menggelar razia di area blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) setempat.

"Kami terus meningkatkan pengawasan dan melakukan razia secara berkala. Sinergisitas dengan aparat penegak hukum menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam Lapas," ujar Kalapas Andi di Madiun, Jawa Timur.

Adapun, kegiatan razia dilakukan bersinergisitas dengan jajaran TNI Kodim 0803 Madiun dari Koramil Mangunharjo dan Polsek Manguharjo Polres Madiun Kota.

Tim gabungan tersebut menyisir kamar-kamar hunian WBP satu per satu untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang seperti handphone, senjata tajam, obat-obatan terlarang, serta benda lain yang dapat memicu gangguan keamanan.

Sejumlah barang yang dianggap berpotensi melanggar aturan berhasil diamankan untuk selanjutnya dilakukan pendataan dan pemusnahan sesuai ketentuan.

"Razia rutin merupakan bentuk komitmen Lapas Madiun dalam mewujudkan Zero Halinar serta menjaga keamanan demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan produktif," katanya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas dukungan TNI dan Polri dalam kegiatan pengamanan saat razia berlangsung.

Dengan kegiatan tersebut diharapkan lingkungan Lapas I Madiun semakin aman, serta pembinaan WBP dapat berjalan optimal tanpa adanya pengaruh negatif barang terlarang.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025