PT Dok Pantai Lamongan (DPL) membangun PLTS dengan kapasitas 626 kWp atau setara 500 kVA demi mewujudkan efisiensi energi sebesar 20 persen dari total kebutuhan listrik.

Direktur Development bussiness Zacharias Santoso menyatakan pembangunan PLTS ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkuat komitmen terhadap Environmental, Social and Governance (ESG).

"Kami ingin berkontribusi pada pengurangan emisi karbon di sektor industri maritim," katanya di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.

Zacharias menargetkan efisiensi energi yang signifikan sekaligus mendukung agenda nasional transisi energi bersih.

Menurutnya, implementasi PLTS ground mounted ini bukan hanya milestone bagi perusahaan namun juga bagi industri galangan kapal di Indonesia.

Ia berkomitmen ingin menjadi lokomotif inovasi menuju industri yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Selain pembangunan PLTS, PT Dok Pantai Lamongan terus memperluas inisiatif Go Green di lingkungan perusahaan yang diwujudkan melalui program penghijauan hutan dan taman di area operasional.

“Ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian alam dan kualitas udara di sekitar kawasan industri, ” ujarnya.

Tak hanya itu, berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) telah dilaksanakan secara berkelanjutan mencakup pengembangan masyarakat sekitar, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan lingkungan.

Seluruh program tersebut menjadi bagian dari komitmen PT Dok Pantai Lamongan dalam menjaga keberlanjutan sosial dan lingkungan.

Upaya PT DPL membangun serta menggunakan energi terbarukan PLTS dengan sistem Ground Mounted pun diapresiasi tinggi oleh Kementerian Perindustrian.

“Kami apresiasi manageman PT DPL yang menginisiasi transformasi PLTS penggunaan energi yang ramah lingkungan,” kata Kepala tim Kelompok Kerja Industri Maritim Direktorat Industri Maritim Kementerian Perindustrian Sungkono.

Sungkono memastikan akan terus mendorong perusahaan maritim lainnya untuk mengikuti jejak PT DPL dengan menggunakan energi ramah lingkungan dan energi terbarukan.

“Kita terus mendorong agar penggunaan energi yang ramah lingkungan dilakukan bisa menyeluruh dan masif di seluruh Indonesia di galangan kapal Indonesia,” katanya.

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025