Surabaya - Anggota Panitia Kerja (Panja) Flu Burung DPR RI menyatakan pihak Universitas Airlangga Surabaya sudah "clear" (tidak terbukti) penyimpangan APBN Rp468 miliar untuk proyek vaksin Flu Burung.
"Unair hanya menjadi tempat proyek karena peneliti vaksin memang ada di sini tapi dalam proses pengadaan hanya menjadi penerima barang, jadi (Unair) clear," kata Ketua Tim DPR RI Irgan Chairul Mahfiz kepada ANTARA di kampus Unair Surabaya, Senin.
Ia mengemukakan hal itu di sela-sela kunjungan sepuluh anggota Panitia Kerja (Panja) Flu Burung DPR RI yang diterima Rektor Unair Prof H Fasich Apt yang didampingi Wakil Rektor I Prof Dr H Achmad Syahrani Apt MS, Wakil Rektor II Dr H Moh Nasih SE MT.Ak, Wakil Rektor III Prof dr Soetjipto MS PhD, dan peneliti Flu Burung, Dr drh CA Nidom MS.
Dalam kesempatan itu, politisi PPP itu didampingi sembilan anggota Panja DPR RI, yakni Sitti Mufattahah (FPD), Anita Jacoba Gah (FPD), Dr A Nizar Shihab (FPD), Hj Endang Agustini Syarwan Hamid (FPG), Hj Hernani Hurustiati (FPG), Sri Rahayu (FPDIP), H Iskan Qalba Lubis (FPKS), H Anshory Siregar (FPKS), dan Hang Ali Saputra Syah Pahan (FPAN). (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012