Sampoerna Academy memperkuat kolaborasi orang tua dan sekolah melalui ekosistem pendidikan holistik berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) guna mengoptimalkan potensi, karakter dan kesiapan siswa sejak dini.

“Kami meyakini bahwa setiap anak memiliki potensi unik yang dapat dimaksimalkan ketika sekolah dan orang tua saling terhubung dan bekerja sama," kata Principal Sampoerna Academy Pakuwon Indah Surabaya Dr. Adelina Holmes di Surabaya, Jawa Timur, Jumat.

Menurutnya, dalam lingkungan seperti ini, siswa akan tumbuh dengan rasa percaya diri, memiliki motivasi belajar tinggi dan siap menghadapi tantangan global.

Di sinilah fondasi pendidikan kelas dunia serta semangat pembelajar seumur hidup dibangun sejak dini, melalui sinergi kuat antara rumah dan sekolah.

"Yang membedakan pendekatan kami adalah kami tidak hanya fokus pada apa yang anak pelajari hari ini, tetapi juga pada bagaimana mereka melihat belajar sebagai sebuah proses berkelanjutan, bukan sesuatu yang instan,” ujarnya.

Komitmen Sampoerna Academy diwujudkan melalui berbagai inisiatif, seperti sesi parent engagement, konseling, learning conference, dan program pendampingan akademik yang melibatkan orang tua secara aktif.

Seluruh program ini dirancang untuk membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung perkembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan abad ke-21.

Principal Sampoerna Academy Grand Pakuwon Surabaya Mary Jane Daggao Luyon Fajardo menjelaskan bahwa kolaborasi antara orang tua dan sekolah berkembang secara dinamis sesuai jenjang pendidikan.

"Keterlibatan orang tua memungkinkan guru membantu siswa menjadi lebih mandiri dan mampu memimpin proses belajarnya," ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, Sampoerna Academy tidak hanya memfokuskan siswa pada capaian akademik, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi individu kreatif, kritis dan berempati, yang sejalan dengan tujuan membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Psikolog Pendidikan Cynthia Vivian Purwanto, M.Psi., menegaskan bahwa sinergi rumah dan sekolah membentuk konsistensi nilai pendidikan yang diterima anak.

Konsistensi tersebut berperan penting dalam pengembangan karakter, kebiasaan belajar, kesehatan mental dan resiliensi jangka panjang.

Salah satu orang tua siswa, Vania Gunawan, menyampaikan pengalamannya merasakan manfaat komunikasi terbuka di Sampoerna Academy.

Ia mengaku melihat perkembangan signifikan pada kemandirian, kepercayaan diri dan kreativitas anak berkat dukungan sekolah.

Pewarta: Willi Irawan

Editor : Vicki Febrianto


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025