Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan penanganan dan pencegahan banjir di sekitar wilayah Lippo Plaza Sidoarjo di Jalan Raya Cemengkalang, Sidoarjo, Jawa Timur, terlaksana dengan normal dan lancar.
Bupati Sidoarjo, Subandi di Sidoarjo, Rabu, menyatakan bahwa beberapa upaya telah dilakukan Pemkab Sidoarjo demi menangani genangan yang kerap terjadi setiap kali hujan lebat melanda daerah tersebut dengan memastikan bahwa seluruh saluran air di sekitar wilayah terkait berfungsi dengan normal melalui normalisasi aliran air sekitar lokasi menggunakan alat berat.
"Selain itu, satu unit rumah pompa dan satu unit pompa portabel juga disiagakan selama 24 jam penuh," kata Subandi dalam keterangannya di Sidoarjo, Rabu.
Ia menilai kedua hal tersebut merupakan elemen terpenting guna mengurangi genangan dengan mekanisme menggunakan pompa air serta melalui aliran-aliran air yang berfungsi normal.
Selain itu Subandi juga menegaskan kepada pihak operator pompa untuk mengantisipasi kerusakan maupun kondisi tidak maksimal pompa air agar proses penanganan banjir dapat terlaksana kapanpun dibutuhkan.
Ia menyatakan bahwa selama pompa berfungsi dengan baik, maka hal tersebut dapat menghindari prahnya genangan yang berpotensi terbentuk.
"Maka dari itu, supaya genangan lebih cepat surut, kami tambah pompa air serta saluran air juga dinormalisasi supaya lebih maksimal," kata Subandi.
Operator rumah pompa di Jalan Raya Jati, Shochib, mengaku bahwa banjir yang terjadi pada Senin (10/11) lalu tidak dapat teratasi dengan maksimal akibat gangguan listrik yang terjadi dan membuat operasional pompa terhambat.
Ia menyatakan bahwa hingga kini Pemkab Sidoarjo juga berencana untuk menambah jumlah pompa portabel guna mampu membantu pompa utama dalam meredakan genangan di wilayah tersebut.
“Kami siap 24 jam. Begitu cuaca mulai mendung, kami langsung siapkan pompa agar tidak terlambat. Ketika ada genangan, pompa langsung berusaha menyedot air,” kata Shochib.
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025