Gubernur Khofifah: NTP Jatim tertinggi di Jawa pada Desember 2025
- 8 Januari 2026 20:15
Foto udara sejumlah petani menanam padi di Rejoso, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (3/12/2024). Badan Pusat Statistik Jatim mencatat, Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur pada November 2024 turun 1,00 persen dari 111,32 menjadi 110,20 yang disebabkan indeks harga yang diterima petani lebih rendah daripada indeks harga yang dibayarkan petani. Antara Jatim/Muhammad Mada/um
Foto udara sejumlah petani menanam padi di Rejoso, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (3/12/2024). Badan Pusat Statistik Jatim mencatat, Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur pada November 2024 turun 1,00 persen dari 111,32 menjadi 110,20 yang disebabkan indeks harga yang diterima petani lebih rendah daripada indeks harga yang dibayarkan petani. Antara Jatim/Muhammad Mada/um
Foto udara sejumlah petani menanam padi di Rejoso, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (3/12/2024). Badan Pusat Statistik Jatim mencatat, Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur pada November 2024 turun 1,00 persen dari 111,32 menjadi 110,20 yang disebabkan indeks harga yang diterima petani lebih rendah daripada indeks harga yang dibayarkan petani. Antara Jatim/Muhammad Mada/um