Psikoterapi Pasien COVID-19 di Tulungagung
- 23 Juni 2020 00:56
Dokter memeriksa detak jantung pasien anak yang berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala) SARS-Cov-2 di halaman samping mess karantina COVID-19 di Rusunawa IAIN Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (22/6/2020). Sebanyak 22 orang (18 orang pasien anak dan empat orang pasien dewasa) dari total 104 penghuni karantina COVID-19 di Rusunawa IAIN Tulungagung menjalani pemeriksaan kesehatan rutin dan psikoterapi untuk memastikan mereka nyaman dan terpenuhi kebutuhan dasar kesehatannya selama menjalani karantina, dan tidak depresi. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/zk.
Dokter melakukan konseling teknik wawancara langsung dengan pasien dewasa yang berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala) SARS-Cov-2 di halaman depan mess karantina COVID-19 di Rusunawa IAIN Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (22/6/2020). Sebanyak 22 orang (18 orang pasien anak dan empat orang pasien dewasa) dari total 104 penghuni karantina COVID-19 di Rusunawa IAIN Tulungagung menjalani pemeriksaan kesehatan rutin dan psikoterapi untuk memastikan mereka nyaman dan terpenuhi kebutuhan dasar kesehatannya selama menjalani karantina, dan tidak depresi. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/zk.
Dokter berdalog aktif dengan pasien anak yang berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala) SARS-Cov-2 di halaman samping mess karantina COVID-19 di Rusunawa IAIN Tulungagung, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (22/6/2020). Sebanyak 22 orang (18 orang pasien anak dan empat orang pasien dewasa) dari total 104 penghuni karantina COVID-19 di Rusunawa IAIN Tulungagung menjalani pemeriksaan kesehatan rutin dan psikoterapi untuk memastikan mereka nyaman dan terpenuhi kebutuhan dasar kesehatannya selama menjalani karantina, dan tidak depresi. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/zk.