Petani untung meski diserang hama tikus
- 19 Juni 2019 21:42
Petani mengemas jagung manis ke dalam karung saat panen di area persawahan Desa Pohsarang, Kediri, Jawa Timur, Rabu (19/6/2019). Meskipun hasil panen jagung manis rusak hingga 15 persen akibat serangan hama tikus, petani di daerah tersebut mengaku masih untung karena harga jagung manis stabil pada kisaran harga Rp3.500 per kilogram. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/zk.
Petani memperlihatkan jagung manis yang rusak akibat serangan tikus di area persawahan Desa Pohsarang, Kediri, Jawa Timur, Rabu (19/6/2019). Meskipun hasil panen jagung manis rusak hingga 15 persen akibat serangan hama tikus, petani di daerah tersebut mengaku masih untung karena harga jagung manis stabil pada kisaran harga Rp3.500 per kilogram. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/zk.
Petani mengemas jagung manis ke dalam karung saat panen di area persawahan Desa Pohsarang, Kediri, Jawa Timur, Rabu (19/6/2019). Meskipun hasil panen jagung manis rusak hingga 15 persen akibat serangan hama tikus, petani di daerah tersebut mengaku masih untung karena harga jagung manis stabil pada kisaran harga Rp3.500 per kilogram. Antara Jatim/Prasetia Fauzani/zk.