Deportasi Warga Negara Asing

  • Jumat, 8 April 2016 15:14

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Zaeroji menunjukkan kartu identintas dari United Nations High Commissioner for Refugees saat rilis di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (8/4). WNA asal Afganistan dan iran tersebut menjadi guru les Bahasa Inggris di Sidoarjo dan tertangkap tidak memiliki administrasi keimigrasian. Antara Jatim/Umarul Faruq/zk/16

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Zaeroji (kiri) menunjukkan paspor WNA asal China dan Kepala Bidang (Kabid) Penindakan dan Pencegahan Kantor Imigrasi Kelas 1 Surabaya, Romi Yudianto (kanan) menunjukkan kartu identintas dari United Nations High Commissioner for Refugees saat rilis di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (8/4). WNA asal Afganistan dan iran tersebut menjadi guru les Bahasa Inggris di Sidoarjo dan tertangkap tidak memiliki administrasi keimigrasian. Antara Jatim/Umarul Faruq/zk/16

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Zaeroji menunjukkan paspor WNA asal China Chen, Kuo Cheng dan kartu identintas dari United Nations High Commissioner for Refugees saat rilis di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (8/4). WNA asal Afganistan dan iran tersebut menjadi guru les Bahasa Inggris di Sidoarjo dan tertangkap tidak memiliki administrasi keimigrasian. Antara Jatim/Umarul Faruq/zk/16

Berita Terkait