Jasa penyemprotan menggunakan drone

  • Selasa, 11 November 2025 16:24

Pesawat nirawak untuk pertanian (drone sprayer) menyemprotkan herbisida dari udara di atas ladang tanaman tebu di Tanggunggunung, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (11/10/2025). Jasa penyemprotan udara untuk menebar pupuk ataupun obat pembasmi gulma tanaman menjadi pilihan petani karena biayanya murah, yakni Rp250 ribu per hektare, dan lebih efisien waktu ketimbang menggunakan tenaga manusia. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Tim drone sprayer PT Petrokimia menaikkan pesawat nirawak untuk pertanian (drone sprayer) untuk menyemprotkan herbisida dari udara di atas ladang tanaman tebu di Tanggunggunung, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (11/10/2025). Jasa penyemprotan udara untuk menebar pupuk ataupun obat pembasmi gulma tanaman menjadi pilihan petani karena biayanya murah, yakni Rp250 ribu per hektare, dan lebih efisien waktu ketimbang menggunakan tenaga manusia. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Petugas memantau jalannya pesawat nirawak untuk pertanian (drone sprayer) menyemprotkan herbisida diari udara di atas ladang tanaman tebu di Tanggunggunung, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (11/10/2025). Jasa penyemprotan udara untuk menebar pupuk ataupun obat pembasmi gulma tanaman menjadi pilihan petani karena biayanya murah, yakni Rp250 ribu per hektare, dan lebih efisien waktu ketimbang menggunakan tenaga manusia. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Tim drone sprayer PT Petrokimia menuangkan adonan obat pembasmi gulma untuk disemprotkan dari udara di atas ladang tanaman tebu di Tanggunggunung, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (11/10/2025). Jasa penyemprotan udara untuk menebar pupuk ataupun obat pembasmi gulma tanaman menjadi pilihan petani karena biayanya murah, yakni Rp250 ribu per hektare, dan lebih efisien waktu ketimbang menggunakan tenaga manusia. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.

Berita Terkait