Jakarta - PT Semen Gresik Tbk mengklaim menguasai pangsa pasar semen domestik hingga Oktober 2012 mencapai di atas 40 persen.
Direktur Utama SMGR, Dwi Soetjipto, kepada pers di sela-sela Investor Summit 2012 di Jakarta, Rabu, mengatakan dengan penguasaan pasar mencapai 40 persen, perseroan masih tercatat sebagai pemimpin pasar (market leader).
"Performa penjualan yang positif mampu membawa Semen Gresik tetap menjaga penguasaan pasar di atas 40 persen. Beberapa rencana ekspansi bisnis ke depan akan mampu mempertahankan posisi kami sebagai market leader serta perusahaan semen terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara," katanya.
Dwi menambahkan hingga Oktober 2012 lalu, penjualan semen perseroan tercatat 18,2 juta ton semen atau meningkat 13,2 persen dibanding periode yang sama 2011.
Sementara konsumsi semen domestik pada periode yang sama mengalami pertumbuhan 14,5 persen atau sebesar 44,6 juta ton.
"Konsumsi semen nasional sendiri tumbuh sangat menjanjikan tahun ini. Meski secara volume penjualan terbesar masih berada di Jawa, namun pertumbuhan konsumsi semen di luar Jawa juga cukup pesat," terangnya.
Hal ini bisa dilihat dari konsumsi semen di Papua yang melonjak 50,2 persen dan Kalimantan meningkat 20,9 persen.
"Kami telah mengantisipasi pesatnya pertumbuhan pasar luar Jawa dengan menyiapkan strategi pemasaran dan distribusi yang terpadu," jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, perseroan akan terus memperbanyak unit pengantongan semen (packing plant) dalam rangka menekan biaya logistik.
Sampai akhir 2012, emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham SMGR ini mengoperasikan 19 "packing plant" dan direncanakan hingga 2016 akan bertambah menjadi 29 "packing plant". (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.