Austin, AS (ANTARA/AFP) - Lewis Hamilton merusak pesta perayaan gelar juara Sebastian Vettel pada Minggu (Senin WIB) ketika ia tampil dengan hebat untuk McLaren, untuk membawa tim tersebut memenangi balap mobil Formula Satu Grand Prix Amerika Serikat di Austin.
Pebalap Inggris Raya berusia 27 tahun itu, yang memulai balapan dari urutan kedua di belakang sang juara bertahan, sangat superior dalam hal kecepatan untuk dapat menyalip Vettel pada lap 42 dan meraih kemenangan ke-21 sepanjang karirnya.
Bagi Vettel, ini merupakan kekecewaan pribadi, namun hasil tersebut tidak cukup untuk mencegah tim Red Bullnya memenangi gelar konstruktor untuk musim ketiga secara berturut-turut.
Fernando Alonso dari Ferrari finish di urutan ketiga, setelah memulai balapan dari posisi ketujuh - berkat keputusan pragmatis timnya untuk merusak segel gearbox pada mobil Felipe Massa - dan keberhasilannya naik podium memastikan persaingan merebut gelar juara akan sangat sengit di GP Brazil di Sao Paulo yang berlangsung akhir pekan mendatang.
Vettel akan bertolak ke Interlagos dengan keunggulan 13 poin, ia telah mengoleksi 273 poin berbanding 260 poin yang dikumpulkan Alonso.
Hamilton, yang akan meninggalkan McLaren dan bergabung dengan Mercedes pada tahun depan, berniat memberikan kemenangan untuk tim itu sebelum pergi dan melakukannya dengan sempurna saat dirinya membukukan kemenangan keempatnya tahun ini.
Hebatnya, ini merupakan pertama kalinya tiga pebalap terbaik Formula 1 generasi terkini berbagi tempat di podium, dan untuk menandai lokasi balap yang berlangsung di Texas, ketiganya mengenakan topi koboi saat merayakan kemenangan.
Saat diwawancarai oleh juara dunia 1978 Mario Andretti asal AS, Hamilton berkata, "Pertama kalinya menjadi pemenang! Saya begitu gembira. Para penggemar begitu mengagumkan, terima kasih. Terdapat sambutan hangat di sini dan salah satu yang terbaik, jika bukan yang terbaik, balapan tahun ini - khususnya bagi saya dan tim."
"Ini sudah lama sejak kami meraih kemenangan. Saya begitu bangga terhadap tim dan bersyukur atas dukungan kami dapatkan."
Vettel berkata, "Ia memiliki satu peluang dan ia mengambilnya. Ini adalah balapan yang berat, namun ini adalah balapan hebat.
Di depan 135.000 penonton yang memadati Sirkuit Amerika Serikat yang baru dan di bawah langit biru, Vettel melakukan start nyaris sempurna untuk mendapatkan pole position ke-36 dalam karirnya dan memimpin balapan, sedangkan rekan setimnya di Red Bull Webber berada di belakangnya.
Hamilton, yang memulai balap dari urutan kedua, mengalami masalah dengan sisi yang licin di trek dan harus bertahan dari ancaman Webber, namun mampu bertahan di urutan ketiga saat mendaki bukit dan menuju tikungan ke kiri saat para pebalap lain berkumpul dalam satu rombongan.
Alonso, yang memulai balap dari posisi ketujuh berkat keputusan Ferrari untuk merusak segel gearbox Massa dan membuat pebalap Brazil itu harus mendapat penalti turun lima posisi, mengawali balapan dengan bagus dan mampu mengambil keuntungan dari start buruk Raikkonen.
Merupakan pemandangan menggetarkan saat mobil mulai memanaskan ban mereka, namun fokus tertuju pada area depan, di mana Vettel tidak mampu menyingkirkan para pengejarnya.
Webber, yang membalap dari peringkat ketiga, memiliki tugas untuk menjaga posisi Vettel, namun perannya di balapan ini berakhir di lap ke-17, ketika ia dipaksa mengundurkan diri akibat masalah pada gearbox.
Pada lap ke-34, setelah serangkaian pit stop untuk mengganti ban, Hamilton mendekati dengan jarak dua mobil dari Vettel.
Hal ini menciptakan serangkaian lap dramatis sepanjang Hamilton membuntuti Vettel, dan membuat pergerakan hebat dengan menggunakan keunggulan tenaganya dan sistem pengurang tarikan (Drag Reduction System) di bagian belakang mobil, namun ia tidak mengekskusinya sampai lap ke-42, setelah ditahan oleh para pebalap paling belakang, Vettel tidak dapat menahannya lagi dan Hamilton mengecoh dan kemudian menyalip dari sisi luar.
Alonso mengetahui bahwa posisi di podium cukup untuk membantu menjaga mimpi juara dunianya, dan berkat penampilan hebat Massa, yang juga paham bahwa ia memiliki empat mobil Ferrari di belakangnya untuk menjaga dia di lap-lap terakhir.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.