Malang - Hitung cepat hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Batu yang digelar Laboratorium Ilmu Politik dan Rekayasa Kebijakan (Lapora) Universitas Brawijaya Malang untuk sementara dimenangkan oleh pasangan pejabat kini ("incumbent") Eddy Rumpoko-Punjul Santoso. Kepala Lapora Wawan Edi Kuswandoro, Selasa mengatakan, surat suara dari 160 tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah masuk ke desk Lapora, 48 persen memilih pasangan Eddy Rumpoko-Punjul Santoso. "Jumlah suara yang sudah masuk sebanyak 39.216 suara dari 160 TPS dan 48 persen di antaranya memilih pasangan pejabat kini (incumbent)," katanya di Posko Lapora Jalan Imam Bonjol, Kota Batu, Jatim. Sementara posisi kedua ditempati pasangan nomor urut 1 Abdul Majid-Kustomo dengan total perolehan suara 24 persen, disusul pasangan Suhadi-Suyitno sebesar 21 persen, dan Gunawan-Sundjoyo sebanyak 6 persen. Sedangkan suara tidak sah mencapai satu persen. Data dari 399 TPS yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Batu itu sudah masuk 100 persen, namun yang sudah ditung baru 39.216 suara. Ia mengatakan, hitung cepat yang diselenggarakan Lapora tersebut melibatkan sejumlah dosen dan 52 orang mahasiswa Ilmu Politik Universitas Brawijaya (UB). Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dalam proses hitung cepat itu untuk memberikan pendidikan politik pada mahasiswa sekaligus pengetahuan bagi masyarakat saja, bukan bermaksud untuk menyaingi penghitungan KPU. Menyinggung akurasi dari hitung cepat tersebut, Wawan mengatakan mencapai 99 persen. Untuk setiap relawan rata-rata membawahi tiga sampai empat TPS. Sementara untuk hasil penghitungan suara di tingkat KPU Kota Batu baru akan diumumkan pada 9 Oktober mendatang. Jika tidak ada gugatan maka 12 Oktober bakal ditetapkan pemenangnya.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026