Surabaya - Ratusan sopir dan pedagang di Terminal Tambak Osowilangun (TOW) Kota Surabaya menggelar demonstrasi di halaman Pemkot Surabaya, Senin, menuntut agar trayek bus jurusan pantai utara (pantura) dikembalikan lagi ke TOW. Para sopir dan pedagang TOW itu mendatangi halaman Pemkot Surabaya dengan diangkut sekitar 11 bus. Mereka membawa sejumlah spanduk dan poster bertulisan menuntut wali kota bertindak tegas untuk mengembalikan trayek bus jurusan pantura ke TOW. Sekretaris Pekerja TOW, Supari mengatakan sudah ada ketetapan dari Kementerian Perhubungan bahwa trayek bus jurusan pantura khususnya angkutan kota antarprovinsi (AKAP) jurusan Surabaya-Semarang pindah dari Terminal Purabaya ke TOW mulai 1 Mei 2012. "Tapi kenyataanya hingga saat ini mereka belum pindah," ujarnya. Menurut dia, dampak tidak berkenannya bus AKAP jurusan Surabaya-Semarang pindah ke TOW mengakibatkan kondisi TOW semakin sepi penumpang. Selama ini, bus yang ada di TOW hanya Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) jurusan Surabaya-Bojonegoro dan Surabaya-Tuban. Selain itu, lanjut dia, pedagang di TOW juga mengalami kerugian akibat sepinya penumpang yang ada di TOW. Untuk itu, pihaknya meminta agar Wali Kota Surabaya bisa memutuskan permasalahan yang ada di TOW. "Kami berharap ini dilaksanakan mulai hari ini atau besok. Kita siap melayani masyarakat kembali. Kami akan tunggu di sini sampai malam, " ujarnya. Supari mengaku khawatir jika ini diindahkan, maka akan terjadi pelanggaran di Surabaya. "Saat ini sudah banyak pelanggaran," ujarnya. Saat ditanya tindakan yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Supari, men gatakan Dishub belum melakukan tindakan konkrit karena selama ini saat ditanya selalu mengatakan sudah memberikan sanksi kepada bus yang melanggar aturan. "Tapi sanksi belum diketahui publik," katanya. Soal adanya permintaan bus AKAP yang akan bersedia ke TOW jika sarana dan pra sarana seperti toilet dan tempat istirahat para sopir dibenahi, Supari mengatakan bahwa kondisi TOW sudah lebih baik. "Toilet dan tempat peristirahatan sudah dibangun. Surabaya telah mendapat penghargaan Adipura. Artinya TOW dengan tipe A sudah baik," ujarnya. Diketahui bus AKDP yang ada di TOW sekitar 250 bus sedangkan AKAP sekutar 27 bus. (*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026