Gresik - Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto meresmikan "Desa Berwawasan Pendidikan" di Desa Sidomulyo Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Rabu. Sambari mengatakan, pembentukan desa berwawasan pendidikan awalnya diusulkan oleh Dewan Pendidikan Gresik, dan diharapkan bisa dijadikan contoh serta inspirasi bagi desa-desa lain di Gresik atau di Jawa Timur. "Pada tahun anggaran 2013, saya akan menyiapkan anggaran khusus untuk desa berwawasan pendidikan ini, sesuai usul dari Ketua Dewan Pendidikan Drs KH Achmad Fathoni AS," katanya. Sementara peresmiannya, ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penempelan stiker di rumah penduduk, dan ditandai penekanan sirine sebagai tanda awal belajar di desa tersebut. Salah satu Tokoh Masyarakat Desa, Ali Affandi mengatakan, sirine itu akan dibunyikan setiap hari mulai pukul 18.00 WIB sebagai tanda awal belajar, dan berakhir pukul 20.00 WIB. "Kalau dengar sirine, semua televisi yang ada di desa harus dimatikan, bahkan anak yang ada di luar pun akan diminta segera masuk rumah untuk memulai belajar," katanya. Dikatakannya, kebiasaan belajar pada pukul 18.00 WIB di Desa Sidomulyo sudah menjadi budaya, bahkan warga yang sudah menempuh pendidikan lebih tinggi akan membantu dengan memberikan bantuan belajar secara gratis. "Di desa ini juga disediakan "area hotspot" di beberapa tempat, serta menyediakan informasi pendidikan dengan perangkat yang memadai," katanya. Sementara Kepala Desa Sidomulyo, Tabib mengatakan, pengurus desa juga telah menyiapkan larangan untuk pelajar desa keluar rumah kecuali les dan kursus. "Dan untuk mendukung kebijakan ini, kami sudah menyiapkan warga yang bertugas untuk menjadi petugas sukses belajar, dan akan berkeliling desa untuk menertibkan warga yang melanggar," katanya.(*)


Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026