Lamongan (ANTARA) - Sebanyak 115 ton beras bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (BPN) disalurkan kepada 5.766 warga penerima manfaat di Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, dengan pendampingan anggota TNI dari Kodim 0812/Lamongan untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
Danramil 0812/11 Kedungpring Peltu Hadi mengatakan, bantuan pangan tahap I alokasi Juni-Juli 2025 tersebut disalurkan di lima desa setempat.
"Kami hadir untuk memastikan pendistribusian berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Ini bagian dari tugas kami sebagai Satuan Teritorial TNI AD yang selalu dekat dengan rakyat," ujarnya saat dikonfirmasi di Lamongan, Senin.
Peltu Hadi menyebut lima desa tersebut yakni, Desa Mekanderejo sebanyak 4.540 kilogram, Blawi 3.880 kilogram, Maindu 3.220 kilogram, Melati 2.100 kilogram, dan Tengerejo 6.540 kilogram.
Ia menjelaskan, pendampingan oleh Babinsa juga bertujuan mengantisipasi potensi penyalahgunaan serta memastikan bantuan benar-benar diterima warga yang berhak.
"Selama proses penyaluran, Babinsa turut berkoordinasi dengan perangkat desa setempat," jelasnya.
Berdasarkan data Kodim setempat, dari total alokasi 115.290 kilogram, hingga hari ini telah tersalurkan kepada 1.014 penerima bantuan pangan (PBP) dengan volume 20.280 kilogram.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya yang terdampak secara ekonomi.
Sebagai informasi, bantuan pangan berupa beras tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang secara rutin disalurkan pemerintah melalui Badan Pangan Nasional.
