Surabaya - Pengelolaan Perusahaan Daerah (PD) Kebun Binatang Surabaya (KBS) oleh Pemkot Surabaya yang sebelumnya dijadwalkan akan dimulai awal 2013 namun diperkirakan mundur dari jadwal karena terganjal proses lelang.
Kepala Dinas Pertanian Kota Surabaya Syamsul Arifin, Minggu, mengatakan, ada dua lelang KBS yang belum terealisasi yakni tentang penyusunan analisa dampak lingkungan (amdal) yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan lelang pengadaan jasa konsultansi rekrutmen Direksi PD KBS yang dilaksnakaan Bagian Perekonomian Pemkot Surabaya.
"Karena belum ada peminatnya, kita merencanakan untuk lelang ulang," ujarnya.
Diketahui kegagalan ini merupakan yang kedua karena sebelumnya Dinas Pertanian juga sudah melakukan melelang penyusunan amdal KBS. Tetapi dengan alasan yang sama yaitu sepi peminat, lelang itu pun dibatalkan dan dilelang ulang.
Ternyata untuk lelang kedua pun mengalami nasib sama. Bedanya, untuk lelang kedua ini sebetulnya sudah ada empat peminat atau empat perusahaan yang mengajukan penawaran, hanya saja empat perusahaan ini kurang serius mengikuti proses lelang.
Menurut Samsul Arifin, beberapa waktu lalu pihaknya mengundang empat perusahaan yang mengajukan memasukkan dokumen dan mengajukan penawaran itu. Undangan itu dalam rangka konfirmasi keiikutsertaan lelang yang diselenggarakan.
"Tapi keempatnya tidak datang, terpaksa kami akan melakukan lelang ulang," ujar Samsul.
Sedangkan untuk lelang pengadaan jasa konsultasi rekrutmen direksi PD KBS, malah sudah diulang. Sebelumnya melalui situs "e-proc" Pemkot Surabaya di www.lpse.surabaya.go.id, lelang itu sudah ditayangkan 8 Agustus lalu, namun belakangan ini pengumuman itu hilang dan barulah akhir-akhir ini pengumuman itu muncul lagi.
"Kita memang mengadakan lelang ulang," kata Kepala Bagian Perekonomian Widodo Suryantoro.
Sepinya peminat lelang, kata Widodo dimungkinkan hal itu karena proses lelang yang mendekati Lebaran. "Mungkin kurang fokus karena sudah jelang Lebaran," cetus dia.
Dengan proses lelang ulang, ia menyebut akan mengganggu proses pengambilalihan KBS dari Tim Pengelola Sementara (TPS) ke Pemkot Surabaya.
Lelang ini sendiri untuk mencari tim yang bertugas melakukan rekrutmen direksi KBS. Artinya, tugas perusahaan yang memenangkan lelang nanti adalah melakukan serangkaian proses untuk merekrut direksi, mulai pembukaan rekrutmen, seleksi hingga pengumuman. (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.