Surabaya - Operator telekomunikasi Axis mencatat pertumbuhan pendapatan 84 persen pada kuartal II Tahun 2012 dibandingkan periode sama 2011 seiring kian bertambahnya jumlah pelanggan penyedia layanan berbasis GSM tersebut di Indonesia.
"Pertumbuhan pendapatan ini juga tercapai karena pertumbuhan yang pesat pada layanan data mengingat permintaan masyarakat terhadap layanan tersebut terus meningkat," kata Chief Executive Officer (CEO) AXIS, Erik Aas, di Surabaya, Kamis.
Kinerja selama kuartal II/2012, jelas dia, menunjukkan bahwa perusahaan selalu bekerja keras untuk terus tumbuh seiring besarnya kebutuhan pasar Indonesia terhadap layanan telekomunikasi.
"Salah satunya pada Bulan Ramadhan hingga Lebaran 1433 Hijriah di mana aktivitas telekomunikasi masyarakat meningkat signifikan dibandingkan hari normal terutama pada pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB," ujarnya.
Oleh karena itu, ia menyatakan, bangga terhadap kepercayaan yang diberikan oleh para pelanggan kepada operatornya selama ini. Untuk memenuhi peningkatan permintaan layanan data dan internet, perusahaan telah melakukan perluasan jaringan secara agresif sejak kuartal empat tahun lalu dengan membangun lebih dari 5.000 "Base Transceiver Station/BTS".
"Dari jumlah tersebut, 4.000 BTS di antaranya adalah BTS 3G," katanya.
Selain itu, kata dia, perusahaan juga telah mengimplementasikan teknologi "High Speed Packet Access/HSPA" di lebih dari 45 persen wilayah jangkauan secara nasional. Upaya tersebut memungkinkan perusahaannya menawarkan layanan "mobile broadband" dengan kecepatan hingga 42 Mbps di perkotaan.
"Sejak tahun lalu kamipun konsisten berkampanye ‘Internet untuk Rakyat’ dan berinovasi sehingga pelanggan layanan seluler dapat menikmati layanan internet yang terjangkau," katanya.
Sementara itu, CEO International Operations dari Saudi Telecom Group (STC Group), Ghassan Hasbani, menambahkan, performa pada kuartal kedua membuktikan bahwa STC secara berkelanjutan semakin tumbuh mengikuti perkembangan pasar.
"Apalagi, pada kuartal kedua 2012 ini International Operations STC Group juga membukukan pertumbuhan sangat baik atau pendapatan kami naik sebesar 57 persen dibandingkan kuartal yang sama 2011," katanya.
Ia mengemukakan, pertumbuhan pendapatan dihasilkan seiring dengan pertambahan jumlah pelanggan dan layanan "mobile broadband". Oleh karena itu, STC bangga dengan kinerja yang dihasilkan Axis pada kuartal kedua 2012.
" Selain itu, keberadaan kami di Indonesia juga memberikan keuntungan tersendiri terhadap keragaman dari keragaman geografis dalam kelompok perusahaan STC," katanya.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.