Kabul (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Presiden Afghanistan Hamid Karzai Sabtu meninggalkan Kabul untuk bertolak ke Jepang menghadiri konferensi internasional mengenai Afghanistan, kata satu pernyataan yang diterbitkan Istana Kepresidenan. "Presiden Hamid Karzai sebagai kepala delegasi tingkat tinggi berangkat ke Jepang pada Sabtu pagi untuk menghadiri Konferensi Tokyo tentang Afghanistan yang akan diselenggarakan pada Minggu," kata pernyataan itu. Selain menyampaikan pidato di konferensi tersebut, pemimpin Afghanistan akan melakukan berbagai pertemuan bilateral di sela-sela konferensi dengan Jepang Kaisar Akihito dan para pemimpin lainnya, termasuk Perdana Menteri Jepang (Yoshihiko) Noda dan Menteri Luar Negeri (Koichiro) Gemba, kata pernyataan. Karzai juga akan mengadakan pertemuan terpisah dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon dan para menteri luar negeri Prancis dan Jerman, kata pernyataan tersebut menambahkan. Delegasi dari sekitar 70 negara dan lembaga internasional diharapkan menghadiri pertemuan sehari Konferensi Tokyo mengenai Afghanistan untuk meninjau prestasi dalam dekade terakhir dan menyusun peta jalan baru bagi negara yang dilanda perang itu, membantu berdiri di atas kaki sendiri setelah pasukan pimpinan NATO mundur pada 2014. Delegasi tersebut juga termasuk Menteri Luar Negeri Afghanistan Zaulmai Rasoul, Menteri Keuangan Hazrat Omar Zakhilwal, Penasihat Keamanan Nasional Dr Rangin Dadfar Spanta, Ketua Dewan Perdamaian Tinggi Salahuddin Rabbani dan juru bicara kepresidenan Aimal Faizi. Afghanistan mengharapkan negara-negara donor untuk menjanjikan 3,9 miliar dolar AS dalam bantuan pembangunan selama satu dekade setelah 2014, untuk negara Asia Tengah yang dilanda militansi, kata pemimpin Afghanistan baru-baru ini. Presiden AS Barack Obama telah menunjuk Afghanistan sebagai sekutu utama non-NATO Amerika Serikat, kata Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton dalam kunjungannya ke Kabul Sabtu. (*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026