Warsawa (ANTARA/AFP) - Penyerang Mario Balotelli mencetak dua gol untuk mengunci kemenangan Italia 2-1 atas Jerman pada semifinal di Warsawa, Kamis (Jumat dini hari WIB), untuk mengoyak ambisi Jerman di Piala Eropa 2012 dan membawa Azzurri ke final. Bintang Manchester City berusia 21 tahun tersebut, menghancurkan hati kubu Jerman, melalui tandukan dan tembakan keras di babak pertama di saat pasukan minim pengalaman milik Joachim Loew - tim termuda di Piala Eropa 2012 - gagal mengatasi Italia yang dilatih Cesare Prandelli. Tembakan penalti dari Mesut Ozil di masa akhir pertandingan, tidak membuktikan apapun selain gol hiburan untuk Jerman, yang harus meneruskan puasa gelar kejuaraan utama selama 16 tahun. Italia sekarang akan menjelang final di Kiev pada Minggu (1/7) atau Senin dini hari WIB, untuk menghadapi juara bertahan, Spanyol, dengan Italia bertekad memenangi mahkota Eropa pertama mereka sejak 1968. Kemenangan di Stadion Nasional Warsawa itu, berarti Italia menjaga rekor impresif mereka, yakni tidak pernah kalah dari Jerman pada Piala Dunia atau Kejuaraan Eropa pada delapan pertemuan mereka di turnamen utama. Memainkan tiga penyerang yang disimpan saat Jerman menang 4-2 atas Yunani pada perempat final, Loew kembali merombak tim pertamanya, namun kali ini Jerman memiliki 'Rencana B' yang kurang efektif ketika beberapa hal tidak berjalan lancar. Lukas Podolski ditarik keluar pada saat turun minum, sedangkan penyerang Mario Gomez juga digantikan pemain veteran Miroslav Klose pada awal babak kedua, sedangkan Toni Kroos nyaris tidak merepotkan pertahanan Italia dari sektor sayap kanan. Pada awal pertandingan, Jerman memiliki dua peluang, namun Azzurri segera memperbaiki penampilan, dan setelah Riccardo Montolivo menguji kiper Manuel Neuer, Italia meraih keunggulan pada menit ke-20. Antonio Cassano berhasil melewati dua bek Jerman dan mengirimkan umpan silang pada Balotelli, yang menaklukkan penjaganya, Holger Badstuber, dan menanduk bola melewati Neuer. Ini merupakan pertama kalinya sejak final Piala Eropa 2008 di mana Jerman berada dalam kondisi tertinggal pada pertandingan Kejuaraan Eropa, setelah meraih sepuluh kemenangan di pertandingan kualifikasi dan empat kemenangan mereka di Piala Eropa 2012. Jerman yang terlihat bingung seolah menegaskan kisah mereka sendiri. Mereka mencoba segera bangkit dan mendapat dua peluang melalui Mesut Ozil dan Gomez, namun kapten Italia, Gianluigi Buffon, mampu mengatasi semua tekanan terhadap gawangnya, sebelum Italia menggandakan keunggulan. Umpan hebat dari pemain Fiorentina, Montolivo, membelah pertahanan Jerman dan memberi Balotelli ruang yang dibutuhkan, untuk melepaskan tembakan melengkung melewati Neuer pada menit ke-36. Dengan Jerman yang terguncang, Reus segera mencuri perhatian setelah menggantikan Podolski dan menguji Buffon melalui tendangan bebas pada menit ke-60. Namun, Italia tidak berniat membuang final Eropa pertama mereka sejak kekalahan di Piala Eropa 2000 dari Prancis, ketika Claudio Marchisio melepaskan tembakan melebar pada menit ke-67, dan kembali melakukan hal serupa delapan menit berselang. Balotelli keluar untuk digantikan Antonio Di Natale pada menit ke-70, dan dengan waktu yang sudah semakin menipis, penyerang Udinese ini gagal memanfaatkan peluang emas saat lini belakang Jerman gagal mengawal dirinya dengan baik. "Handball" yang dilakukan Federico Balzaretti di menit ke-92 menumbuhkan harapan Jerman, di saat wasit Stepahe Lannoy menunjuk titik putih, dan Ozil sukses melakukan eksekusi penalti, namun gol itu sudah sangat terlambat. Azzurri sekarang dapat bermimpi menggagalkan juara dunia dan Eropa, Spanyol, meraih gelar utama ketiga secara berturut-turut pada Minggu.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026