Jember - Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Jember dan Universiti Putra Malaysia menjajaki kerja sama di bidang pertanian.
Penjajakan kerja sama itu ditandai dengan menggelar konferensi internasional mengenai pemasaran agribisnis bertajuk "International Conferention on Agribusiness Marketing (ICAM)" di Gedung Mas Soerachman Unej, Senin.
"UPM sengaja diajak bekerja sama mengingat universitas yang kampusnya berada di Serdang, Selangor, itu adalah universitas yang khusus mempelajari ilmu pertanian layaknya Institut Pertanian Bogor di Indonesia," kata Kepala Humas dan Protokol Unej Rokhani di sela seminar yang berlangsung hingga Selasa (26/6).
Selain bermitra menggelar konferensi internasional, lanjut dia, kesempatan itu menjadi pintu bagi kerja sama lainnya antara Unej dengan UPM, bahkan rencananya ada pertemuan tindak lanjut untuk membahas kerja sama tersebut dengan melakukan "memorandum of understanding" atau MoU.
"Di sela-sela kegiatan konferensi, akan ada pertemuan antara Rektor Unej Drs Moh. Hasan MSc PhD, Dekan Fakultas Pertanian Unej Dr Ir Bambang Hermiyanto MP dengan Dekan Fakultas Pertanian UPM Prof Dr Mad Nashir Shamsudin untuk membahas tindak lanjut hubungan kerja sama," paparnya.
Menurut Rokhani, konferensi internasional itu bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan akses bagi pedagang kecil hasil pertanian dan petani pada era pasar globalisasi yang modern.
"Pemasaran produk pertanian adalah salah satu faktor penting dalam suksesnya usaha agribisnis karena selama ini pedagang kecil dan petani banyak menemui kesulitan saat menentukan harga dan kesulitan mencari akses ke pasar, padahal hal itu bagian dari sistem agribisnis," katanya.
Selama dua hari konferensi ada beberapa materi yang akan dibahas oleh para peserta yang berasal dari Indonesia dan luar negeri antara lain manajemen mata rantai suplai dalam agribisnis, pemasaran agribisnis, keuangan agribisnis, isu-isu lingkungan dan perubahan iklim, serta analisa mikro ekonomi mengenai harga dan produksi.
Para pembicara utama yang hadir antara lain Prof Dr Rudi Wibowo, MS (Unej), Prof Dr Nashir Shamsudin (UPM), Dr Martin Nanere (La Trobe University, Australia), Ir Benny Wicaksono, MM (Direktur Bank Mega Syariah) dan Drs M Taufik Hidayat (Direktur PT. Trans Artha Mulia).
"Peserta konferensi juga akan diajak berkunjung ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, pabrik pengolahan tembakau dan cerutu di Bobin, dan pabrik pengolahan kedelai edamame yang dikelola PT Mitra Tani 27," katanya.
Ia menuturkan sebanyak 82 karya tulis dan poster yang sudah masuk ke panitia konferensi yang dikirimkan oleh para peserta dari dalam negeri dan luar negeri seperti Malaysia, Filipina, Thailand, India, dan Mesir. (*)
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.