Sumenep - Kuota calon haji di Kabupaten Sumenep pada tahun ini sebanyak 931 orang, naik dibanding 2011 yang hanya 711 orang.
"Itu sesuai dengan berkas yang kami terima dari Kementerian Agama. Kami di daerah tinggal menyesuaikan dan melaksanakan kebijakan tersebut," kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Idham Chalid di Sumenep, Rabu.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menyosialisasikan kebijakan tersebut kepada para calon haji.
"Kami minta mereka yang masuk kuota calon haji tahun ini, untuk melakukan persiapan, baik fisik dan mental, guna menunaikan ibadah haji," ujarnya.
Secara kelembagaan, kata dia, pihaknya akan menggelar manasik haji bagi mereka yang masuk kuota calon haji tahun ini, sedikitnya 10 kali.
"Kami akan memastikan semua calon haji asal Sumenep benar-benar siap untuk menunaikan ibadah haji," paparnya.
Idham juga mengemukakan, untuk tahun ini, biaya transportasi calon haji dari lokasi pemberangkatan ke embarkasi (Asrama Haji Sukolilo Surabaya) maupun dari debarkasi ke lokasi pemulangan, ditanggung pemerintah daerah.
"Mulai tahun ini, Pemkab Sumenep merealisasikan amanat Undang Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, untuk menanggung biaya transportasi jamaah haji dari daerah asal ke embarkasi dan dari debarkasi ke daerah asal," katanya.
Dana yang disiapkan Pemkab Sumenep untuk menanggung biaya transportasi calon haji ke embarkasi maupun dari debarkasi, sebesar Rp440 juta. (*)
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.