Gniewino - Tim Spanyol bersatu dan tidak terpecah antara pemain-pemain Real Madrid dan Barcelona, kata bek Real, Alvaro Arbeola, pada Rabu.
Pemain 29 tahun ini - yang merupakan anggota tim Spanyol saat negara tersebut menjuarai Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010 - membantah pernyataan gelandang Barcelona, Xavi Hernandez, pada pekan lalu yang menyatakan bahwa terjadi perpecahan yang menyebabkan tim Spanyol terbagi menjadi dua kubu.
"Tidak, tidak ada perpecahan," kata Arbeola, yang merupakan anggota kunci Real yang berhasil mengungguli Barcelona di Liga Spanyol pada musim lalu.
"Hubungan di antara kami semua sangat baik. Kami tahu bagaimana membedakan hubungan di level klub dan nasional, di mana kami semua berbagi tujuan yang sama: untuk mempertahankan gelar Eropa."
"Jika terdapat perbedaan opini, kami ada di sisi untuk mengusir hal-hal itu. Untuk saat ini, suasana di kamp bagus," tambah mantan bek Liverpool itu.
Xavi, pengatur permainan di balik dominasi Spanyol dan Barcelona pada beberapa tahun terakhir, pada pekan lalu menyatakan sikap para pemain dari kedua tim (Real dan Barcelona) sangat berbeda.
"Kami memberi selamat pada Real Madrid untuk keberhasilan memenangi gelar, ketika mereka nyata-nyata gagal melakukannya dalam beberapa tahun terakhir." (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.