Blitar - Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rubasan) Blitar, War, tertangkap dengan pasangan perempuannya di sebuah hotel wilayah Kota Blitar dan saat ini kasusnya masih ditangani kepolisian setempat.
"Kami masih tangani masalah ini. Sekarang, masih kami periksa di kantor," kata Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polresta Blitar Aiptu Nanik Suryana di Blitar, Rabu malam.
Informasi yang dihimpun, Kepala Rubasan yang tertangkap itu diketahui bernama War (48) warga Kelurahan Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Ia diketahui sedang menginap dengan pasangan perempuannya Rat (25) warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Penangkapan antara kepala dengan stafnya tersebut berawal dari aduan salah seorang staf yang juga masih saudara dengan Rat. Selama dua hari, Rat diketahui tidak masuk kerja, padahal kondisinya diketahui sehat. Begitu juga dengan kepala Rubasan yang juga tidak masuk kerja.
Berawal dari kecurigaan itu, akhirnya saudara Rat tersebut mengadukan pada adik suami dari Rat yang juga seorang anggota Polres Blitar. Hal itu berlanjut dengan diadukan ke suami Rat, Wan yang bekerja di Jakarta.
Wan yang bekerja sebagai dosen tersebut meminta adiknya, Gun untuk menyelidiki hal tersebut. Diketahui, War yang merupakan Kepala Rubasan itu akhirnya masuk ke kantor dan meninggalkan kantor menggunakan mobil dinasnya, Daihatsu Xenia dengan nomor polisi B 2669 LG masuk ke dalam sebuah hotel di Kota Blitar.
Dengan menggandeng sejumlah anggota polisi, suami Rat yang nekat pulang ke Blitar demi melihat kebenaran perselingkuhan tersebut ikut rombongan ke hotel. Mereka langsung masuk ke dalam hotel dengan nomor 107 dan langsung memaksa masuk.
Kabar tentang adanya perselingkuhan tersebut ternyata terbukti. Keduanya diketahui sedang berada di dalam hotel tanpa menggunakan baju. Polisi yang datang dengan suami Rat juga langsung meminta agar keduanya dibawa ke kantor polisi untuk diperiksa.
Suami Rat sempat kaget dengan kejadian tersebut. Selama ini, pernikahan dengan istrinya, Rat berjalan dengan harmonis. Kendati ia baru menikah pada 2009 lalu dan belum dikaruniai anak, ia merasa sangat bahagia dengan istrinya.
Ia meminta polisi bertindak tegas dalam kasus tersebut. Ia juga akan melaporkan masalah ini ke atasan war dan meminta agar War juga diberikan sanksi tegas dengan kasus tersebut.
Sampai saat ini, keduanya masih diperiksa di kantor polisi. Wartawan masih belum bisa bertemu langsung dengan keduanya untuk meminta penjelasan.
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.